Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
Kamis, 30 Januari 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Pembebasan tawanan pada hari Kamis akan dilakukan di sejumlah lokasi di Gaza, termasuk di luar bekas rumah mantan kepala politik Hamas Yahya Sinwar di kota selatan Khan Younis.
Sebagai balasannya, Israel akan membebaskan 110 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel hari ini.
Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera, mengatakan orang-orang berkumpul di lokasi di Khan Younis untuk kemungkinan pembebasan tawanan.
“Ribuan warga sipil, anak-anak, wanita, orang tua, berada di sini untuk menyaksikan kejadian tersebut,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Puluhan pejuang (dari Hamas dan Jihad Islam Palestina) berbaris di area tersebut, mempersiapkan kedatangan tawanan Israel bersama dengan Palang Merah. Mereka mencoba mengendalikan situasi di lapangan dan mengatur pertukaran. Pejuang Hamas berada di atap rumah. Penonton lainnya berada di atap gedung-gedung di dekatnya.”
Sabtu lalu, Hamas membebaskan empat tentara wanita Israel yang ditahan di Gaza dan 200 warga Palestina dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari perjanjian yang menghentikan perang selama lebih dari 15 bulan.
Baca juga: Donald Trump Ingin Lucuti Senjata Korut, Kim Jong-un Justru Janji Perbanyak Bom Nuklir
Sebagai balasannya, Israel akan membebaskan 110 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel hari ini.
Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera, mengatakan orang-orang berkumpul di lokasi di Khan Younis untuk kemungkinan pembebasan tawanan.
“Ribuan warga sipil, anak-anak, wanita, orang tua, berada di sini untuk menyaksikan kejadian tersebut,” ujar dia.
Dia menjelaskan, “Puluhan pejuang (dari Hamas dan Jihad Islam Palestina) berbaris di area tersebut, mempersiapkan kedatangan tawanan Israel bersama dengan Palang Merah. Mereka mencoba mengendalikan situasi di lapangan dan mengatur pertukaran. Pejuang Hamas berada di atap rumah. Penonton lainnya berada di atap gedung-gedung di dekatnya.”
Sabtu lalu, Hamas membebaskan empat tentara wanita Israel yang ditahan di Gaza dan 200 warga Palestina dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari perjanjian yang menghentikan perang selama lebih dari 15 bulan.
Baca juga: Donald Trump Ingin Lucuti Senjata Korut, Kim Jong-un Justru Janji Perbanyak Bom Nuklir
(sya)
Lihat Juga :