Donald Trump Ingin Lucuti Senjata Korut, Kim Jong-un Justru Janji Perbanyak Bom Nuklir

Kamis, 30 Januari 2025 - 15:06 WIB
loading...
Donald Trump Ingin Lucuti...
Kim Jong-un janji perbanyak bom nuklir Korea Utara ketika Presiden AS Donald Trump bertekad untuk melucuti senjata Korea Utara. Foto/via KCNA
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan prioritas Presiden Donald Trump adalah melucuti senjata, termasuk bom nuklir, Korea Utara (Korut) secara menyeluruh.

Pada saat yang bersamaan, pemimpin Korut Kim Jong-un justru memperbarui janjinya untuk memperbanyak persenjataan atom negaranya.

Program senjata nuklir Korea Utara yang dijatuhi sanksi PBB tetap menjadi sumber ketegangan utama dengan Korea Selatan.

Baca Juga: Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia

Selama masa jabatan pertamanya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Trump bertemu dengan Kim Jong-un tiga kali dalam upaya untuk mencapai denuklirisasi Korea Utara, tetapi pembicaraan tersebut gagal menghasilkan terobosan signifikan.

Sejak saat itu, Korea Utara telah memperluas kemampuan rudal balistik dan senjata nuklirnya, yang menurutnya diperlukan untuk mencegah agresi AS dan sekutunya.

Para pemimpin AS dan Korea Selatan telah memperingatkan bahwa setiap serangan nuklir oleh Pyongyang akan berarti berakhirnya rezim Kim Jong-un.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved