3 Alasan Negara-negara Eropa Sangat Bergantung pada Rusia

Rabu, 29 Januari 2025 - 21:55 WIB
loading...
A A A
“Pada dasarnya kita harus melarang LNG Rusia,” kata Hilgenstock, dilansir DW. “Menurut kami, LNG Rusia tidak memainkan peranan penting dalam pasokan gas Eropa, atau LNG Rusia dapat dengan mudah dilarang.”

Namun Acer, regulator energi Uni Eropa, baru-baru ini memperingatkan bahwa setiap pengurangan impor LNG Rusia harus dilakukan "secara bertahap" untuk menghindari guncangan energi.

3. Harganya Lebih Murah

Gas pipa dari Rusia juga masih masuk ke Uni Eropa. Meskipun jaringan pipa Nord Stream tidak beroperasi dan jaringan pipa Yamal tidak lagi menyalurkan gas Rusia ke Eropa, gas Rusia masih mengalir ke pusat gas Baumgarten Austria melalui jaringan pipa yang melintasi Ukraina. Perusahaan energi OMV yang sebagian dimiliki negara Austria memiliki kontrak dengan perusahaan gas Rusia Gazprom hingga 2040.

Pada bulan Februari, Austria mengonfirmasi bahwa 98% impor gasnya pada bulan Desember 2023 berasal dari Rusia. Pemerintah mengatakan ingin memutuskan kontrak dengan Gazprom sedini mungkin, tetapi sanksi Uni Eropa terhadap gas Rusia diperlukan agar hal itu terjadi secara hukum.

Seperti Austria, Hongaria terus mengimpor gas Rusia melalui jaringan pipa dalam jumlah besar. Hongaria juga baru-baru ini membuat kesepakatan gas dengan Turki, tetapi para ahli mengatakan gas ini, melalui Turkstream, juga berasal dari Rusia.

Hilgenstock mengatakan bahwa beberapa negara terus membeli gas Rusia karena mereka mendapat keuntungan dari kontrak yang murah dan menarik. "Jadi, kecuali dan sampai ada embargo terhadap gas alam Rusia, maka terserah negara-negara ini untuk melakukan ini," katanya.

Bagi negara-negara seperti Austria dan Hongaria, kemungkinan penghentian impor pipa mereka dari Rusia pada akhirnya dapat dilakukan oleh Ukraina. Kyiv bersikeras tidak akan memperbarui kesepakatan yang ada dengan Gazprom untuk membiarkan gas mengalir melalui wilayahnya. Perjanjian itu berakhir pada akhir tahun 2024.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Berita Terkini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved