Jet XB-1 Mampu Saingi Pesawat Concorde Terbatas Menembus Batas Suara

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:13 WIB
loading...
Jet XB-1 Mampu Saingi...
jet XB-1 mampu menembus batas suara. Foto/RT
A A A
WASHINGTON - Jet XB-1 , sebuah pesawat uji yang dibuat oleh Boom Supersonic, perusahaan rintisan AS , telah menembus batas suara untuk pertama kalinya selama penerbangan di atas Gurun Mojave, California, Amerika Serikat.

Itu berpotensi mengawali era baru perjalanan udara yang lebih cepat.

Jet XB-1 buatan Boom Supersonic menjadi pesawat pertama yang dikembangkan secara pribadi yang mencapai Mach 1.1 (sekitar 770mph atau 1.240 kilometer per jam) pada hari Selasa.

Pesawat yang diterbangkan oleh kepala pilot uji Tristan 'Geppetto' Brandenburg tersebut mencapai kecepatan supersonik tiga kali selama penerbangan.

Blake Scholl, pendiri dan CEO Boom Supersonic, menyebut acara tersebut sebagai "hari besar bagi kita semua, bagi Amerika, bagi penerbangan, dan bagi kemajuan manusia."

"Penerbangan supersonik XB-1 menunjukkan bahwa teknologi untuk penerbangan penumpang supersonik telah tiba," kata Boom, dilansir RT.

"Sekelompok kecil insinyur yang berbakat dan berdedikasi telah mencapai apa yang sebelumnya membutuhkan pemerintah dan miliaran dolar," imbuh Scholl.

Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

Penerbangan uji coba tersebut terjadi di wilayah udara yang sama di mana, pada tahun 1947, Kapten Angkatan Udara AS Chuck Yeager menjadi orang pertama yang memecahkan hambatan suara, menerbangkan pesawat eksperimental Bell X-1 dengan kecepatan Mach 1,05 pada ketinggian 45.000 kaki.

Pencapaian tersebut dipandang sebagai langkah besar menuju pengembangan pesawat penumpang komersial Boom, Overture. Dirancang untuk mengangkut hingga 80 penumpang, pesawat ini diharapkan dapat terbang dengan kecepatan dua kali lipat dari pesawat penumpang subsonik saat ini, menurut Boom.

Boom Supersonic telah mengamankan 130 pesanan untuk Overture dari maskapai besar, termasuk American Airlines, United Airlines, dan Japan Airlines.

Overture siap menjadi pesawat komersial besar pertama yang dirancang untuk emisi karbon nol bersih, beroperasi dengan 100% bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF). Meskipun ada kemajuan ini, pesawat supersonik seperti Overture menghadapi tantangan seperti konsumsi bahan bakar yang tinggi dan ledakan sonik, yang membatasi kemampuan mereka untuk mencapai kecepatan supersonik di atas wilayah berpenduduk.

Tonggak sejarah XB-1 menandai pertama kalinya pesawat sipil melaju supersonik di atas benua Amerika Serikat sejak Concorde pensiun.

Concorde adalah pesawat penumpang supersonik inovatif yang dikembangkan bersama oleh Inggris dan Prancis. Pesawat ini melakukan penerbangan pertamanya pada tanggal 2 Maret 1969, dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1976.

Mampu melaju dengan kecepatan dua kali kecepatan suara (Mach 2,04) pada ketinggian hingga 60.000 kaki, pesawat ini secara signifikan mengurangi waktu tempuh transatlantik, terbang dari London ke New York dalam waktu sekitar tiga jam. Namun, karena biaya operasional yang tinggi, jumlah penumpang yang sedikit, dan kecelakaan fatal pada tahun 2000, Concorde dipensiunkan pada tahun 2003.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved