Panglima Militer Israel: Gencatan Senjata Memang Menyakitkan, Perang Bisa Bisa Dilanjutkan jika Diperlukan

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Perang selama 14 bulan dengan Hizbullah, di mana Israel hampir menghancurkan kepemimpinan kelompok teror itu, memiliki "hubungan langsung" dengan serangan pemberontak Suriah yang menggulingkan Assad, rekan klien Hizbullah di Iran, kata Halevi, menurut Radio Angkatan Darat.

"Kami mengakhiri koherensi geografis Poros Syiah," katanya, mengacu pada proksi Iran. Mengisyaratkan kemungkinan operasi di Suriah, tempat Israel telah bergerak ke zona penyangga yang sebelumnya didemiliterisasi, Halevi dikatakan menambahkan: "Kami mengamati kejadian di Suriah dengan saksama [dan] tidak akan takut untuk bertindak jika diperlukan."

Halevi mengatakan IDF perlu "menambah sepuluh ribu tentara, termasuk sebagian besar pasukan tempur," dan bahwa meskipun tentara dapat menampung pasukan ultra-Ortodoks yang jumlahnya terus bertambah, mereka tidak akan dapat merekrut banyak tentara tanpa hukuman bagi mereka yang menolak untuk mendaftar, menurut Haaretz.

Beberapa mitra koalisi Haredi Netanyahu telah menolak tindakan terhadap para penghindar wajib militer dari komunitas mereka, dan mengancam akan menggulingkan pemerintah jika kompromi tidak dicapai dalam masalah tersebut.

Halevi dilaporkan mengatakan bahwa "mendapatkan dukungan dari para pemimpin Haredi adalah penting, tetapi tanpa sanksi yang efektif akan sulit untuk membuat perbedaan," menambahkan bahwa pendaftaran Haredi telah menjadi "kebutuhan keamanan yang berbeda" karena "harga perang."

Pendekatan yang lebih bersahabat selama bertahun-tahun "mengakibatkan tingkat pendaftaran yang sangat rendah," katanya, Channel 12 melaporkan.

Tahun ini, militer dapat merekrut 4.800 Haredim, sementara tahun depan jumlah itu akan tumbuh sebesar 20%, dan pada tahun 2027 "kami akan dapat menyerap semua orang," katanya, menurut Haaretz. Para pemimpin Haredi menuntut jumlah yang jauh lebih kecil.

Isu yang selalu hangat ini menjadi semakin menegangkan di tengah perang di Gaza, dan terlebih lagi setelah keputusan Pengadilan Tinggi pada bulan Juni bahwa tidak ada kerangka hukum untuk memperpanjang pengecualian komunitas Haredi dari dinas militer selama puluhan tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved