Berapa Populasi Keturunan Tionghoa di Amerika Serikat?
Rabu, 29 Januari 2025 - 11:15 WIB
loading...
Keluarga Tionghoa di Honolulu, Hawaii, AS, pada tahun 1893. Foto/Arsip Negara Bagian Hawaii
A
A
A
WASHINGTON - Populasi warga keturunan Tionghoa di Amerika Serikat (AS) telah mengalami pertumbuhan yang signifikan sejak abad ke-19.
Menurut data Pew Research Center yang dirilis pada tahun 2021, sekitar 23% dari total populasi Asia-Amerika adalah keturunan Tionghoa.
Dengan populasi Asia-Amerika mencapai 24 juta jiwa, ini berarti sekitar 5,5 juta orang di Amerika Serikat adalah keturunan Tionghoa.
Imigrasi Tionghoa ke Amerika Serikat dimulai pada awal abad ke-19. Gelombang pertama terjadi pada tahun 1820-an, dengan kedatangan sekitar 1.000 pria Tionghoa yang mencari peluang ekonomi.
Demam Emas California pada tahun 1848 menjadi pendorong utama peningkatan imigrasi, dengan ribuan orang Tionghoa datang untuk bekerja di tambang emas dan proyek infrastruktur lainnya.
Namun, meningkatnya jumlah imigran Tionghoa menimbulkan sentimen anti-Tionghoa di kalangan penduduk lokal.
Hal ini memuncak dengan disahkannya Undang-Undang Pengecualian Tionghoa (Chinese Exclusion Act) pada tahun 1882, yang melarang imigrasi Tionghoa selama beberapa dekade.
Menurut data Pew Research Center yang dirilis pada tahun 2021, sekitar 23% dari total populasi Asia-Amerika adalah keturunan Tionghoa.
Dengan populasi Asia-Amerika mencapai 24 juta jiwa, ini berarti sekitar 5,5 juta orang di Amerika Serikat adalah keturunan Tionghoa.
Sejarah Imigrasi Tionghoa ke Amerika Serikat
Imigrasi Tionghoa ke Amerika Serikat dimulai pada awal abad ke-19. Gelombang pertama terjadi pada tahun 1820-an, dengan kedatangan sekitar 1.000 pria Tionghoa yang mencari peluang ekonomi.
Demam Emas California pada tahun 1848 menjadi pendorong utama peningkatan imigrasi, dengan ribuan orang Tionghoa datang untuk bekerja di tambang emas dan proyek infrastruktur lainnya.
Namun, meningkatnya jumlah imigran Tionghoa menimbulkan sentimen anti-Tionghoa di kalangan penduduk lokal.
Hal ini memuncak dengan disahkannya Undang-Undang Pengecualian Tionghoa (Chinese Exclusion Act) pada tahun 1882, yang melarang imigrasi Tionghoa selama beberapa dekade.
Lihat Juga :