3 Gebrakan Donald Trump yang Mengguncang, Salah Satunya Membuat Iron Dome AS

Kamis, 30 Januari 2025 - 04:40 WIB
loading...
3 Gebrakan Donald Trump...
Donald Trump menggebrak AS dan dunia dengan berbagai kebijakannya. Foto/X/@politvidchannel
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani serangkaian perintah eksekutif pada hari Senin yang bertujuan untuk membentuk kembali kebijakan militer, termasuk penghapusan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI), mengembalikan anggota militer yang diberhentikan karena menolak vaksin COVID-19, dan melarang orang transgender dari dinas militer.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Pertahanan yang baru dikukuhkan Pete Hegseth, yang memperoleh posisi tersebut setelah pemungutan suara Senat yang ketat, mengatakan ia akan memastikan perintah tersebut "dipatuhi dengan cepat dan tanggap".

3 Gebrakan Donald Trump yang Mengguncang, Salah Satunya Membuat Iron Dome AS

1. Iron Dome AS

Berbicara dengan wartawan di Air Force One pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa ia menandatangani empat perintah eksekutif.

Di antara perintah-perintah tersebut, Trump mengungkapkan bahwa ia menandatangani perintah untuk membangun kerangka kerja guna mengembangkan apa yang disebut pemerintahannya sebagai "American Iron Dome," sebuah sistem pertahanan rudal yang dirancang untuk melindungi tanah air.

"Kita harus memiliki pertahanan yang kuat," kata Trump. "Dan sebentar lagi, saya akan menandatangani empat perintah eksekutif baru."

Ia menjelaskan bahwa yang pertama adalah "segera memulai pembangunan perisai pertahanan rudal Iron Dome yang canggih, yang akan mampu melindungi warga Amerika".

Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

2. Mengusir Imigran Gelap

Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah melakukan 1.179 penangkapan dan mengeluarkan 853 penahanan - sebuah alat yang digunakan oleh petugas ICE untuk menahan warga negara non-kriminal di dalam penjara - sebagai bagian dari upaya penegakan hukum nasional. Ini adalah jumlah terbesar sejak Trump menjabat seminggu yang lalu.

Badan tersebut melaporkan bahwa tindakan keras baru-baru ini telah menyebabkan sedikitnya 3.552 penangkapan sejak hari Kamis. Di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden, rata-rata penangkapan harian warga negara asing dengan hukuman pidana atau tuntutan yang tertunda adalah 467 dan 310 pada tahun 2023 dan 2024, menurut laporan CBS News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Berita Terkini
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved