Dominasi China dan Gejolak Geopolitik dalam Eksplorasi Mineral Laut Dalam

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:33 WIB
loading...
A A A
ISA telah menyetujui 30 kontrak eksplorasi di seluruh Samudra Pasifik, Hindia, dan Atlantik, dari ladang nodul polimetalik, sulfida masif dasar laut, dan kerak yang kaya akan kobalt.

Kepentingan strategis dan ekonomi China di dasar laut dalam telah mendorong upayanya mengadvokasi aturan yang mendukung penambangan laut dalam. Fokus pada memaksimalkan eksploitasi ini disebut Sharma sering kali mengorbankan penanganan masalah lingkungan dan teknis.

Hal itu telah menempatkan China dalam posisi kuat untuk memengaruhi peraturan yang mengatur eksploitasi mineral dasar laut, yang penting untuk teknologi energi hijau dan terbarukan, serta aplikasi pertahanan dan kedirgantaraan.

Penambangan Laut Dalam


Sementara itu, meski perdebatan seputar penambangan laut dalam semakin intensif karena permintaan mineral yang digunakan dalam teknologi hijau meningkat, demikian pula kekhawatiran akan potensi dampak lingkungan.

Baca Juga: John Ratcliffe Resmi Menjabat sebagai Direktur CIA, Fokus Hadapi China dan Partai Komunisnya

“Prancis adalah satu-satunya negara yang menyerukan larangan penambangan laut dalam, sementara Inggris, Norwegia, dan China telah mendorong penambangan laut dalam,” tutur Sharma.

Pejabat China telah menekankan pentingnya ekonomi penambangan laut dalam dan mendorong eksploitasi sumber daya dasar laut dengan cepat. Amerika Serikat (AS) juga telah memperkenalkan RUU yang menyerukan moratorium di ZEE mereka sendiri dan perairan internasional.

Inisiatif “Tiga Naga” oleh China berfokus pada eksplorasi dan penambangan laut dalam. Ini mencakup kapal selam berawak dan kendaraan bawah air otonom (AUV).

China telah mengembangkan beberapa kapal selam berawak yang mengesankan, yang memungkinkan para ilmuwannya melakukan studi biologi, kimia, geologi, dan geofisika di laut dalam.

Misalnya, Fendouzhe (Striver) yang dikembangkan untuk kemampuan eksplorasi laut dalam, telah berhasil mencapai rekor kedalaman 10.909 meter di Palung Mariana. Jiaolong (Naga Banjir) dan Shenhai Yongshi (Prajurit Laut Dalam) yang keduanya mampu menyelam ke kedalaman signifikan, bekerja bersama Fendouzh dalam misi eksplorasi laut dalam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved