Dominasi China dan Gejolak Geopolitik dalam Eksplorasi Mineral Laut Dalam

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:33 WIB
loading...
A A A
China telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan Kendaraan Bawah Air Otonom (AUV), yang melakukan berbagai penelitian oseanografi seperti memetakan dasar laut, melakukan pemantauan lingkungan, dan menjelajahi ekosistem laut dalam; misi militer yang melibatkan pengawasan, pengintaian, dan deteksi ranjau bawah laut dan bahkan eksplorasi minyak dan gas lepas pantai komersial, arkeologi bawah laut, dan operasi penyelamatan.

Dikembangkan sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan kemampuannya dalam eksplorasi laut dalam dan eksploitasi sumber daya, Shenyang Institute of Automation (SIA), China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC) dan Harbin Engineering University (HEU) adalah pengembang AUV terkemuka di China.

Teknologi pertambangan yang dikembangkan China mencakup riser kaku dengan miner self-propelled dan berbagai konsep mekanisme pengumpul serta pengangkatan, dan dalam hal pemrosesan telah mengembangkan pemulihan mangan, nikel, tembaga, kobalt, dan molibdenum.

Periode Kritis


Pendekatan agresif China terhadap penambangan laut dalam memiliki konsekuensi geopolitik signifikan. Dengan lisensi eksplorasi terbanyak, China memantapkan dirinya sebagai kekuatan terdepan dalam industri tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran tentang dominasi sumber daya dan kemungkinan sengketa internasional atas sumber daya dasar laut.

Terjadi perdebatan global yang sengit seputar keselamatan lingkungan dari penambangan dasar laut, mengingat kurangnya pengetahuan seputar ekosistem laut dalam, dan tingkat kerentanannya terhadap penambangan.

Ada pula isu terkait kebijakan lingkungan, regulasi, persepsi risiko, ketidakpastian, dan penerapan prinsip kehati-hatian. Penambangan laut dalam menimbulkan risiko signifikan terhadap ekosistem laut, terutama karena kurangnya data komprehensif tentang potensi dampak ekologis.

“Ini adalah periode kritis dalam hal eksplorasi, regulasi, penyusunan, dan kemungkinan eksploitasi dasar laut dalam penambangan dasar laut,” tutur Sharma

“Seiring dengan semakin layaknya penambangan dasar laut, ada risiko bahwa China, yang mendominasi pasar mineral penting, dapat memperluas dominasinya ke dasar laut, yang berpotensi menyebabkan akses yang tidak merata ke sumber daya ini dan memperburuk ketegangan geopolitik,” sambungnya.

Pengetahuan tentang ekosistem laut dalam masih relatif terbatas. Mengingat tingginya kemungkinan dampak buruk yang ekstrem dari penambangan dasar laut terhadap ekosistem laut, sangat penting untuk melanjutkan penambangan dasar laut dengan hati-hati.

“Ekstraksi dasar laut yang agresif menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan pada lingkungan laut dan keanekaragaman hayati, proses, dan fungsi-fungsi terkait,” pungkas Sharma.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved