Intelijen Ukraina: Korea Utara Akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia

Jum'at, 24 Januari 2025 - 15:18 WIB
loading...
Intelijen Ukraina: Korea...
Intelijen militer Ukraina sebut Korea Utara akan kirim bala bantuan, termasuk unit artileri dan 150 rudal balistik, untuk bantu perang Rusia melawan Ukraina. Foto/KCNA
A A A
KYIV - Korea Utara (Korut) diperkirakan akan mengirim bala bantuan, termasuk 150 rudal balistik, ke Kursk untuk membantu perang Rusia melawan Ukraina. Demikian diungkap kepala intelijen militer Ukraina Kyrylo Budanov.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The War Zone yang diterbitkan 23 Januari, Budanov mengatakan Pyongyang diperkirakan akan mengirim 150 rudal balistik jarak pendek KN-23 ke Rusia pada tahun 2025, sebagai tambahan dari 148 rudal yang telah dipasok pada tahun 2024.

Moskow selanjutnya akan menerima tambahan senjata self-propelled artillery Koksan M-1989 170 mm dan sistem roket peluncur ganda M-1991 240 mm, kata Budanov, seraya menambahkan bahwa Korea Utara menyediakan 120 buah dari masing-masing sistem ini dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Trump Ancam Putin: Akhiri Perang Ukraina atau Banyak Sanksi AS untuk Rusia!

Tentara Korea Utara, lanjut dia, diharapkan melatih rekan-rekan Rusia mereka mengenai sistem yang disediakan.

Korea Utara telah menjadi pendukung utama Rusia dalam perangnya melawan Ukraina, menyediakan amunisi artileri, rudal, dan kontingen yang terdiri dari 12.000 tentara yang telah bergabung dengan Rusia dalam serangan terhadap pasukan Ukraina di Kursk.

Kyiv telah mengatakan bahwa pasukan Korea Utara telah menderita 4.000 korban, meskipun jumlahnya tidak dapat diverifikasi secara independen.

Budanov tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah bala bantuan Korea Utara atau jangka waktu kedatangan mereka.

The New York Times melaporkan bahwa menurut seorang pejabat Amerika Serikat yang dirahasiakan, pasukan Pyongyang baru dapat tiba dalam waktu dua bulan.

Para pakar yang diwawancarai oleh Kyiv Independent menghubungkan tingkat korban Korea Utara yang tinggi dengan kurangnya pengalaman dengan peperangan modern, taktik "gelombang manusia" yang digunakan terhadap posisi Ukraina yang bercokol, dan tekad pasukan Korea Utara untuk menghindari penangkapan, bahkan dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri.

Hanya dua tentara Korea Utara yang ditawan Ukraina sejak Pyongyang mengerahkan pasukannya di Kursk musim gugur lalu.

Rusia telah meningkatkan upayanya untuk mengusir pasukan Ukraina dari posisi mereka di Kursk, yang telah dikuasai sejak awal Agustus 2024.

Wilayah tersebut diharapkan memainkan peran kunci dalam setiap negosiasi di tengah desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk perundingan damai.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved