Ributkan Normalisasi UEA-Israel, Khamenei Disentil AS Soal Uighur

Rabu, 02 September 2020 - 17:16 WIB
loading...
A A A
"Anak-anak Ibrahim - Muslim, Kristen, dan Yahudi - bersukacita atas prospek perdamaian, sementara Khamenei menyerukan lebih banyak kekerasan. AS mendukung UEA dan semua yang mencari masa depan yang lebih cerah," sambungnya seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (2/9/2020).

Dia menambahkan: "Dan jika Anda mencari mereka yang mengkhianati Islam Khamenei, China sedang berusaha untuk menghancurkan Uighur. Menantikan seruan publik Anda untuk perlakuan mengerikan PKC terhadap Muslim tersebut," kata Pompeo, mengacu pada Partai Komunis China.

Iran adalah salah satu negara Muslim yang sebagian besar tetap diam atas penindasan China terhadap kelompok etnis minoritas Muslim Uighur di provinsi Xinjiang barat jauh. Laporan menunjukkan bahwa setidaknya 1 juta Muslim telah ditempatkan di kamp pendidikan ulang di sana, dalam apa yang oleh para pegiat digambarkan sebagai "genosida budaya."(Baca juga: Dubes 50 Negara Termasuk Negara Islam Dukung China soal Kamp Xinjiang )

China telah menyebut kamp-kamp tersebut sebagai pusat kejuruan sukarela di mana penduduk dapat menerima pelatihan keterampilan baru. Tetapi para kritikus mengatakan Beijing sedang berusaha untuk menghapus budaya lokal dan memastikan kesetiaan total dan kendali untuk PKC. Di luar kamp, China telah membangun pengawasan negara yang menakutkan di Xinjiang untuk memantau penduduk secara dekat jika ada tanda-tanda perbedaan pendapat.

Iran — dan bahkan anggota parlemen dan pejabat Islam garis kerasnya — telah gagal untuk berbicara menentang PKC. Bulan lalu, mantan anggota parlemen Ali Motahari mengatakan itu adalah "kegagalan" bahwa Iran telah gagal untuk bertindak sementara AS telah memimpin serangan balik terhadap Beijing.(Baca juga: Kompak, Biden dan Trump Kutuk Perlakukan China Terhadap Muslim Uighur )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved