Pertama di Dunia, Robot Akan Melawan Manusia dalam Lomba Maraton di China

Senin, 20 Januari 2025 - 12:11 WIB
loading...
Pertama di Dunia, Robot...
Pertama di dunia, robot humanoid akan melawan manusia dalam lomba semi maraton di China. Foto/Xinhua
A A A
BEIJING - China bersiap untuk menjadi tuan rumah maraton pertama di dunia yang akan diikuti oleh pelari manusia dan robot.

Mengutip laporan South China Morning Post, Senin (20/1/2025), lomba lari setengah maraton (21 km) ini dijadwalkan pada bulan April di distrik Daxing, Beijing.

Turnamen ini diharapkan akan menampilkan setidaknya puluhan robot humanoid yang berlomba bersama 12.000 atlet manusia, dengan tiga pelari teratas akan menerima hadiah.

Baca Juga: Robot Pria Pertama Arab Saudi Sentuh Pantat Jurnalis Perempuan, Picu Kemarahan

Menurut badan administratif Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing atau E-Town, robot untuk maraton tersebut telah dikembangkan oleh lebih dari 20 perusahaan.

Badan tersebut mengatakan satu-satunya syarat untuk perlombaan ini adalah robot tersebut harus terlihat seperti manusia. "Memiliki struktur mekanis yang mampu melakukan gerakan seperti berjalan atau berlari dengan kedua kaki, dan tidak boleh menggunakan roda," kata E-Town.

"Robot tersebut harus memiliki tinggi antara 0,5 meter dan 2 meter (1,6 kaki dan 6,5 kaki), dan jarak ekstensi maksimumnya dari sendi pinggul ke telapak kaki harus setidaknya 0,45 meter," lanjut E-Town dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, baik robot humanoid yang dikendalikan dari jarak jauh maupun yang sepenuhnya otonom diharuskan memenuhi syarat untuk ikut serta dalam perlombaan. Operator bebas mengganti baterai robot di tengah jalan.

Dikembangkan oleh Embodied Artificial Intelligence Robotics Innovation Center China, salah satu pesertanya adalah "Tiangong"— robot humanoid yang berlari dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam, menurut laporan di The Daily CPEC.

Tiangong menjadi berita utama tahun lalu setelah berpartisipasi dalam Yizhuang Half Marathon di Beijing, berlari di garis start dan finish bersama para pesaing manusia.

Namun, acara bulan April akan menjadi pertama kalinya robot humanoid akan berpartisipasi dalam seluruh perlombaan.

Mengapa China Kembangkan Robot Humanoid?


Inisiatif ini muncul pada saat China menghadapi tantangan demografis, termasuk populasi yang menua dan tenaga kerja yang menyusut, yang telah menyebabkan investasi signifikan dalam otomatisasi dan robotika.

Pemerintah Partai Komunis China telah menetapkan robot humanoid sebagai salah satu komponen utama untuk mendorong kemandirian dan mendorong pertumbuhan ekonomi di negara tersebut saat bersaing dengan Amerika Serikat.

Menurut Federasi Robotika Internasional, klien China memasang 276.288 robot atau 51 persen dari total dunia pada tahun 2023.

Beijing juga berencana menyelenggarakan acara olahraga pada bulan Agustus, yang menampilkan robot humanoid yang berkompetisi di lintasan dan lapangan, sepak bola, dan tantangan berbasis keterampilan lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved