Zelensky Tuding Perusahaan-perusahaan AS Korupsi Bantuan Militer untuk Ukraina

Kamis, 09 Januari 2025 - 21:30 WIB
loading...
Zelensky Tuding Perusahaan-perusahaan...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto/tasnim
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelensky menuding "korupsi" dan "lobi" perusahaan Amerika Serikat (AS) menjadi penyebab Ukraina tidak menerima setengah dari bantuan militer yang telah dijanjikan Washington.

Pemimpin Ukraina itu menyatakan bulan lalu, meskipun AS telah mengalokasikan sekitar USD177 miliar untuk membiayai Kiev sejak eskalasi konflik dengan Rusia pada tahun 2022, tidak semua dana atau paket bantuan telah dikirimkan.

Dalam wawancara dengan podcaster Lex Fridman pada hari Minggu, Zelensky mengklaim Kiev belum menerima bahkan setengah dari dukungan yang dijanjikan Washington.

Dia mengklaim telah mengajukan gugatan ke Washington agar diizinkan menggunakan armada pesawat kargo milik Ukraina untuk mengirimkan bantuan guna menghindari pembayaran biaya transportasi.

"Tidak. Saya tidak mendapatkan kesempatan ini. Jet saya tetap di sana, dan jet AS, jet kargo mengangkut senjata-senjata ini. Tetapi di mana-mana Anda harus mengeluarkan uang," ujar Zelensky.

Dia menambahkan, Kiev dapat menggunakan uang tersebut untuk membeli lebih banyak senjata. "Apakah ini korupsi atau bukan? Atau lobi?" ujar dia.

“Maksud Anda korupsi di pihak perusahaan-perusahaan AS?” tanya Fridman.

“Ya, membuat keputusan seperti itu,” jelas Zelensky.

Dia melanjutkan dengan mengklaim enggan membicarakan kasus-kasus seperti itu agar tidak menimbulkan skandal yang dapat menyebabkan penghentian bantuan.

“Ketika kita berbicara tentang korupsi, kita harus bertanya, siapa yang terlibat? Jika kita memiliki 177 (miliar) dan jika kita mendapatkan setengahnya, di mana setengahnya (lainnya)? Jika Anda menemukan setengahnya lagi, Anda akan menemukan korupsi,” pungkas Zelensky.

“Zelensky sendiri mengakui sejumlah besar uang telah hilang… dalam ekosistem media yang normal (itu) akan menjadi skandal dengan proporsi yang sangat besar,” keluh pengusaha dan komentator Prancis Arnaud Bertrand dalam posting di X pada hari Rabu, menunjuk pada kurangnya pelaporan tentang masalah tersebut di media.

Zelensky sebelumnya telah membuat pernyataan yang mengkritik pendukungnya dari Barat, menuntut lebih banyak senjata dan bantuan.

Pada bulan September, dia mengungkapkan rasa frustrasinya atas keterlambatan pengiriman senjata, dengan menyatakan keterlambatan tersebut menyebabkan Ukraina kehilangan wilayah kekuasaannya terhadap pasukan Rusia.

Dalam wawancara dengan Lex Fridman, Zelensky mengungkapkan dia telah mendesak Presiden terpilih AS Donald Trump untuk menyerahkan aset Rusia yang dibekukan senilai USD300 miliar kepada Barat untuk membeli senjata dari Amerika Serikat.

Moskow menyatakan sebagai tanggapan bahwa Zelensky "benar-benar gila," dan sarannya merupakan bukti "hubungan korup yang mengakar" antara pemimpin Ukraina dan Barat.

Baca juga: Uni Eropa Respons Ancaman Trump Caplok Greenland
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved