Kebakaran Hebat Landa Los Angeles, 1.000 Bangunan Hancur, Biden Umumkan Bencana Besar

Kamis, 09 Januari 2025 - 10:55 WIB
loading...
Kebakaran Hebat Landa...
Kebakaran hebat landa Los Angeles. Presiden Joe Biden deklarasikan bencana besar. Foto/Wally Skalij/Los Angeles Times
A A A
LOS ANGELES - Kebakaran hebat melanda Palisades, Los Angeles, Amerika Serikat (AS) dan kini telah menyebar ke 15.800 hektare antara Malibu dan Santa Monica.

Setidaknya lima orang tewas sementara lebih dari 150.000 orang masih berada di bawah perintah evakuasi.

Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles County Anthony Marrone, kebakaran di Palisades adalah kebakaran terbesar di daerah itu, dan saat ini yang telah menghancurkan sedikitnya 1.000 bangunan.

Miliarder Elon Musk menggunakan X untuk membagikan rekaman video kehancuran yang disebabkan oleh kebakaran hutan yang belum dapat dipadamkan.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Melanda Los Angeles, 30.000 Warga Mengungsi

Salah satu klip yang dibagikan oleh Musk menunjukkan rumah-rumah tepi pantai di Malibu hancur total oleh api sementara pejabat kota mendesak semua orang untuk mengungsi, bahkan bagi mereka yang tidak berada di bawah perintah evakuasi.

Video lain yang dibagikan oleh bos Tesla tersebut menunjukkan dampak kebakaran di salah satu daerah pinggiran kota di Los Angeles dengan mobil, rumah, dan pohon hangus terbakar.

Saat petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api, Presiden Joe Biden secara resmi menyetujui deklarasi bencana besar di negara bagian tersebut pada hari Rabu waktu setempat, menurut pernyataan Gedung Putih.

Biden membuka sumber daya federal untuk membantu para korban yang terdampak.

"Hari ini, Presiden Biden telah menyetujui deklarasi Bencana Besar untuk California, yang memungkinkan para korban untuk segera mengakses dana dan sumber daya untuk memulai pemulihan mereka," kata Gedung Putih dalam lembar fakta yang menguraikan tanggapan pemerintah federal terhadap kebakaran hutan tersebut.

"Selain itu, FEMA [Badan Manajemen Darurat Federal] menyetujui Hibah Bantuan Manajemen Kebakaran untuk mengganti biaya pemadaman kebakaran California tadi malam,” lanjut Gedung Putih.

Trump Salahkan Gubernur Newsom


Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump menyalahkan Gubernur California Gavin Newsom atas kebakaran tersebut karena menolak rencana untuk mengirim lebih banyak air.

"Dia ingin melindungi ikan yang pada dasarnya tidak berharga yang disebut ikan smelt, dengan memberinya lebih sedikit air (cara itu tidak berhasil!), tetapi tidak peduli dengan orang-orang California," tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social. "Sekarang harga tertinggi telah dibayar."

Komentar politisi Partai Republik itu muncul setelah adanya laporan tentang beberapa hidran kebakaran di seluruh Los Angeles County yang kehabisan air selama upaya pemadaman kebakaran.

Menurut Departemen Pekerjaan Umum Los Angeles County, masalah ini bermula dari permintaan yang sangat besar terhadap sistem air kota, yang tidak dirancang untuk menangani penggunaan air yang sangat besar untuk pemadaman kebakaran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved