Rusia Caplok 5 Kali Luas Kota New York dari Ukraina, Berapa Banyak Tentara yang Dikorbankan?

Rabu, 08 Januari 2025 - 21:11 WIB
loading...
A A A
Dalam perang Soviet-Afghanistan, yang berlangsung selama 10 tahun, tentara Soviet menderita sekitar 15.000 korban. Selama Perang Vietnam, yang berlangsung selama 20 tahun, Angkatan Darat AS kehilangan 58.220 prajurit.

“Kerugian Rusia di Ukraina tampaknya berlipat ganda dari ini,” kata Ash.

“Dampaknya pada masyarakat Rusia akan terasa selama bertahun-tahun mendatang. Pikirkan biaya manusia dan kemudian biaya perawatan kesehatan dan ekonomi dari itu – pada tenaga kerja,” katanya. Itu, imbuh Ash, “sebagian menjelaskan pasar tenaga kerja yang ketat saat ini di Rusia dan inflasi harga upah yang tinggi”.

“Rusia sudah memiliki campuran demografi yang mengerikan dan perang ini telah memperburuknya.”

Bagaimana dengan perolehan teritorial pada tahun 2024? Apakah itu signifikan? Para ahli mengatakan bahwa perolehan teritorial yang diraih Rusia dan Ukraina memiliki kepentingan strategis yang terbatas bagi kedua negara.

“Ukraina dapat bertahan dan makmur secara ekonomi tanpa wilayah yang saat ini diduduki Rusia, tetapi yang penting di sana adalah keamanan bagi seluruh Ukraina. Itulah sebabnya syarat-syarat perdamaian sangat penting bagi Ukraina,” kata Ash.

“Bagi Rusia, wilayah yang direbut tidak memberikan dampak positif secara ekonomi atau strategis,” tambahnya.

Bahkan, Ash berpendapat, wilayah Ukraina yang diduduki “akan menjadi beban besar bagi ekonomi Rusia untuk mendanai rekonstruksi”.

“Dan ini terjadi pada saat ekonomi Rusia kekurangan sumber daya karena sanksi,” katanya.

Ignatov menambahkan bahwa aksesi wilayah oleh kedua belah pihak bukanlah inti dari perang. Sebaliknya, “ini adalah perang yang menguras tenaga – korban, material, infrastruktur adalah yang terpenting”.

Tidak ada pihak, katanya, yang tampaknya “berminat pada gencatan senjata sejauh ini”. Seiring dengan meningkatnya kehilangan tenaga kerjanya, Ignatov memperkirakan bahwa Moskow mungkin akan menghadapi tantangan pada tahun 2025. “Kita tidak tahu seberapa berkelanjutan model perekrutan Rusia dan kita tidak tahu apakah Rusia harus melakukan mobilisasi tahun ini,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved