Jepang Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Militer China yang Semakin Agresif

Rabu, 08 Januari 2025 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Dana tersebut akan digunakan untuk memodernisasi Pasukan Bela Diri (SDF) Jepang, meningkatkan sistem pertahanan rudal, dan mengembangkan kemampuan baru seperti pertahanan siber dan antariksa. Jepang juga telah memperdalam kemitraan keamanannya dengan sekutu utama, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan India.

Kelompok QUAD, yang terdiri dari keempat negara tersebut, telah muncul sebagai landasan strategi Jepang untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Latihan militer gabungan dan kolaborasi teknologi pertahanan secara berkala semakin memperkuat hubungan QUAD.

Geopolitik Indo-Pasifik


Selain itu, Jepang telah berupaya memperluas kemitraannya dengan negara-negara Asia Tenggara, dengan mengakui kekhawatiran bersama tentang tindakan China di Laut China Selatan. Dukungan Tokyo untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas di kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengimbangi pengaruh Beijing.

Dari sudut pandang Beijing, aktivitas militer dan tindakan ekonominya dibingkai sebagai respons defensif terhadap ancaman yang dirasakan dari Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Jepang. Pejabat China menuduh Tokyo terlalu dekat dengan Washington dan meningkatkan ketegangan dengan meningkatkan pengeluaran militernya dan berpartisipasi dalam latihan gabungan.

Sikap agresif China juga didorong oleh tujuan jangka panjangnya untuk menyatukan kembali Taiwan dengan daratan utama. Sementara Beijing bersikeras bahwa tindakannya ditujukan untuk menjaga integritas teritorial dan stabilitas regional, tindakan tersebut secara luas dipandang sebagai hal yang mengganggu stabilitas oleh negara-negara tetangganya.

Peran Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut merupakan faktor penting dalam dinamika Jepang-China. Aliansi keamanan Washington dengan Tokyo, yang dibentuk berdasarkan Perjanjian Keamanan Bersama AS-Jepang, tetap menjadi landasan strategi pertahanan Jepang.

AS juga telah meningkatkan kehadiran militernya di Indo-Pasifik, melakukan operasi kebebasan navigasi di Laut China Selatan, dan memperkuat hubungan dengan sekutu regional. Sementara AS secara konsisten menegaskan komitmennya untuk membela Jepang dan mendukung Taiwan, tindakannya juga menuai kritik tajam dari Beijing.

China memandang kehadiran AS sebagai upaya untuk menahan kebangkitannya dan melemahkan kedaulatannya. Meningkatnya ketegangan antara Jepang dan China menyoroti kompleksitas dalam menavigasi lanskap geopolitik yang berubah dengan cepat di Indo-Pasifik.

Kekhawatiran Menlu Jepang atas aktivitas militer China tidak hanya mencerminkan masalah bilateral, tetapi juga dinamika regional yang lebih luas yang melibatkan Taiwan dan Filipina. Saat kedua negara bergulat dengan tantangan ini, jalan ke depan akan bergantung pada keseimbangan antara pencegahan, diplomasi, dan dialog.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved