Cara Israel Bunuh Bos Hizbullah Hassan Nasrallah: Kerahkan 14 Jet Tempur dan 80 Ton Amunisi
Senin, 06 Januari 2025 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Rencana akhir, menurut Asharq Al-Awsat, diawasi oleh Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Herzi Halevi, dengan Perdana Menteri Netanyahu secara pribadi menghadiri pengarahan akhir.
Armada yang terdiri dari 14 jet tempur yang dipersenjatai dengan 80 ton amunisi disiapkan. Operasi tersebut dilaksanakan pada pukul 18.21 selama salat Isya.
Hanya dalam 10 detik, bangunan-bangunan itu runtuh, meninggalkan kawah besar di lokasi tersebut. Semua pintu keluar potensial dibombardir untuk menghilangkan peluang melarikan diri. Serangan terus berlanjut selama beberapa hari untuk menghalangi upaya darurat dan penyelamatan Lebanon.
Koresponden militer Amir Bohbot mencatat bahwa Nasrallah gagal menafsirkan serangan yang meningkat itu sebagai peringatan.
"Nasrallah, yang bangga karena memahami strategi Israel, menjadi terlalu percaya diri," kata Bohbot, seraya menambahkan bahwa strategi intelijen Israel untuk menyesatkan Nasrallah memperkuat keyakinannya bahwa dia bukanlah target.
Nasrallah, yang telah memimpin Hizbullah yang didukung Iran selama 32 tahun, tewas pada 27 September 2023 ketika serangkaian serangan udara Israel meratakan beberapa bangunan di pinggiran selatan Beirut.
Armada yang terdiri dari 14 jet tempur yang dipersenjatai dengan 80 ton amunisi disiapkan. Operasi tersebut dilaksanakan pada pukul 18.21 selama salat Isya.
Hanya dalam 10 detik, bangunan-bangunan itu runtuh, meninggalkan kawah besar di lokasi tersebut. Semua pintu keluar potensial dibombardir untuk menghilangkan peluang melarikan diri. Serangan terus berlanjut selama beberapa hari untuk menghalangi upaya darurat dan penyelamatan Lebanon.
Koresponden militer Amir Bohbot mencatat bahwa Nasrallah gagal menafsirkan serangan yang meningkat itu sebagai peringatan.
"Nasrallah, yang bangga karena memahami strategi Israel, menjadi terlalu percaya diri," kata Bohbot, seraya menambahkan bahwa strategi intelijen Israel untuk menyesatkan Nasrallah memperkuat keyakinannya bahwa dia bukanlah target.
Nasrallah, yang telah memimpin Hizbullah yang didukung Iran selama 32 tahun, tewas pada 27 September 2023 ketika serangkaian serangan udara Israel meratakan beberapa bangunan di pinggiran selatan Beirut.
(mas)
Lihat Juga :