Kerabat Dekat Eks Presiden Suriah Bashar al-Assad Ditangkap di Lebanon

Sabtu, 28 Desember 2024 - 11:01 WIB
loading...
Kerabat Dekat Eks Presiden...
Tentara dan polisi yang bertugas di era rezim Suriah memasuki pusat pengiriman senjata untuk menyerahkan senjata dan amunisi mereka atas instruksi dari pemerintah transisi, dengan menginjak gambar Bashar al-Assad di Damaskus, Suriah pada 22 Desember 2024.
A A A
BEIRUT - Pasukan keamanan Lebanon pada hari Jumat (27/12/2024) menangkap istri dan putri Duraid al-Assad, putra Rifaat al-Assad dan keponakan pemimpin Suriah yang digulingkan Bashar al-Assad.

Penangkapan dilakukan di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon, menurut laporan Anadolu Agency.

Media termasuk An-Nahar dan Al-Jadeed melaporkan kedua wanita tersebut, yang namanya tidak diungkapkan, ditahan saat berusaha meninggalkan negara tersebut.

Penangkapan tersebut dilaporkan dilakukan berdasarkan perintah pengadilan karena mereka memiliki paspor Suriah palsu.

Hingga saat ini, otoritas Lebanon belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang penangkapan tersebut.

Masih belum jelas apakah para wanita tersebut tinggal di Lebanon atau baru saja memasuki negara tersebut setelah jatuhnya rezim Assad.

Pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Lebanon Bassam Mawlawi memerintahkan pendistribusian foto orang-orang yang dicari dari bekas rezim Suriah di Bandara Beirut.

Namun, belum dipastikan apakah para wanita yang ditahan tersebut ada dalam daftar.

Rifaat al-Assad, 86 tahun, mantan wakil presiden di era saudaranya Hafez al-Assad, telah menghadapi dakwaan internasional atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan dan penyiksaan, yang dilakukan lebih dari empat dekade lalu.

Dia mencoba merebut kekuasaan pada tahun 1984 saat Hafez sakit tetapi gagal, dan kemudian mengasingkan diri ke Prancis.

Pada tahun 2021, Rifaat dihukum di Prancis atas korupsi dan penggunaan dana negara Suriah secara ilegal, dan dijatuhi hukuman penjara empat tahun.

Pada tahun yang sama, media pro-Assad mengklaim dia kembali ke Damaskus atas izin Bashar al-Assad, yang dilaporkan sebagai "pengampunan." Keberadaan Rifaat saat ini tidak diketahui.

Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada 8 Desember, yang mengakhiri kekuasaan Partai Baath yang telah berkuasa sejak 1963.

Pengambilalihan kekuasaan tersebut terjadi setelah pejuang Hayat Tahrir al-Sham merebut kota-kota penting dalam serangan kilat yang berlangsung kurang dari dua pekan.

Baca juga: Israel Serbu Rumah Sakit Kamal Adwan Gaza, Paksa Para Dokter dan Pasien Mengungsi Setengah Telanjang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved