Surat Terbuka Online Desak Presiden China Xi Jinping Mundur

Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Xi bersikeras pada kendali partai atas semua aspek pemerintahan dan memaksa bisnis swasta untuk mendirikan organisasi partai, yang memungkinkan intervensi partai dalam manajemen mereka.

Baca Juga: Sejumlah Pejabat China Terjerat Skandal Keuangan, Sektor Perbankan Terguncang

Xi secara paksa mengubah konstitusi negara untuk memungkinkan pemilihan ulang tanpa batas waktu, yang menyebabkan kemunduran dalam sistem politik China. Langkah ini telah merusak prinsip sentralisme demokratis dan menganut otokrasi pribadi, yang memusatkan kekuasaan pada dirinya sendiri.

Akibatnya, konsultasi dan pengambilan keputusan yang demokratis telah sangat melemah, dengan para pemimpin senior lainnya menjadi boneka belaka, sementara Xi memonopoli media dan menekan setiap perbedaan pendapat atau kritik.

Terkait kerusakan historis yang disebabkan penghormatan terhadap kepribadiannya, Xi telah mendorong pemuliaan terhadap dirinya sendiri. Dia memerintahkan pujian yang luas dan menuntut agar semua lapisan masyarakat menjunjung tinggi ideologinya, yang membuang-buang sumber daya dan waktu. Penghormatan terhadap kepribadian ini semakin merusak tatanan dan stabilitas politik di negara tersebut.

Xi Jinping telah mengonsolidasikan kekuasaan dengan menunjuk loyalis dan menciptakan faksi-faksi, yang merusak persatuan di dalam dan luar partai. Dia telah mengasingkan banyak kelompok, yang menyebabkan ketegangan domestik dan internasional.

Xi berupaya mengendalikan semua aspek kehidupan secara total, menggunakan pengawasan, internet, dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memantau penduduk, dan telah menerapkan hukum untuk menekan rakyat.

Penanganan Covid-19 yang salah oleh Xi menyebabkan kematian dan kerugian ekonomi. Tindakannya yang menutup-nutupi memungkinkan virus menyebar, dan karantina yang ekstrem menyebabkan penderitaan. Mendukung rezim otoriter dan melanggar aturan internasional mengisolasi China, yang menyebabkan sanksi dan pengurangan perdagangan.

Penolakannya terhadap diplomasi Barat dan taktik agresif menyebabkan perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Kebijakan Xi mengikis kebebasan Hong Kong, yang menyebabkan eksodus bakat dan bisnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved