Sejumlah Pejabat China Terjerat Skandal Keuangan, Sektor Perbankan Terguncang

Kamis, 05 Desember 2024 - 12:07 WIB
loading...
Sejumlah Pejabat China...
Mantan Direktur Bank of China Liu Liange dijatuhi hukuman mati karena korupsi. Dia termasuk di antara para pejabat China yang terjerat skandal keuangan besar. Foto/Global Times
A A A
BEIJING - Sektor perbankan China menghadapi krisis kredibilitas karena serangkaian skandal keuangan besar telah mengguncang fondasinya.

Kasus terbaru melibatkankasus Liu Liange, mantan Direktur Bank of China, yang dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun atas korupsi dan penerbitan pinjaman ilegal. Pengadilan Kota Jinan menyatakan bahwa Liu telah menerima suap dengan total lebih dari USD16,8 juta.

Mengutip dari Daily Mirror, Kamis (5/12/2024), sejumlah peristiwa itu menyoroti tren korupsi sistemik yang melibatkan pejabat senior China, yang mengungkap kerentanan mendalam dalam sistem keuangan di negara tersebut. Sektor perbankan China yang dulunya merupakan simbol kekuatan finansial negara, kini kehilangan rasa hormat di mata publik.

Sejak beberapa tahun terakhir, beberapa eksekutif puncak di China telah terlibat dalam korupsi, yang mengungkap skala pelanggaran tersebut.

Baca Juga: Eks Bos Bank of China Dihukum Mati karena Terima Suap Rp264,9 Miliar

Pada Oktober 2023, Fan Yifei, mantan Wakil Gubernur Bank Rakyat China (People’s Bank of China), dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun karena menerima suap senilai USD53,3 juta. Kasusnya menyoroti penyalahgunaan kekuasaan di tingkat tertinggi lembaga keuangan China.

Dalam kasus serupa, vonis Liu Liange merupakan bagian dari tren yang lebih luas. Pendahulunya, Tian Huiyu, mantan Presiden China Merchants Bank, dijatuhi hukuman pada bulan Februari atas penyuapan dan perdagangan orang dalam setelah mengumpulkan lebih dari USD68,7 juta dalam bentuk keuntungan ilegal. Tian merupakan sekutu dekat mantan tsar ekonomi China.

Mungkin kasus paling mencolok melibatkan Sun Deshun, mantan Presiden China CITIC Bank, yang dihukum pada bulan November karena menerima suap senilai USD1,37 miliar. Sun menggunakan posisi kepemimpinannya selama lebih dari 16 tahun untuk mendapatkan keuntungan ilegal, yang menggarisbawahi korupsi yang mengakar kuat di sektor tersebut.

Mengikis Kepercayaan Publik


Pada tahun 2020, Cai Guohua, mantan Ketua Hengfeng Bank, dihukum karena penggelapan, penyuapan, dan penyalahgunaan kekuasaan. Tindakannya membuat salah satu bank saham gabungan utama China tidak stabil, yang mendorong intervensi regulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved