4 Hukuman bagi Koruptor di China: Eksekusi Mati hingga Hak Politik Dicabut

Jum'at, 27 Desember 2024 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Liu Zhijun, mantan Menteri Kereta Api China, dijatuhi hukuman mati percobaan oleh pengadilan pada Juli 2013 karena menerima suap lebih dari 64 juta yuan dalam waktu 25 tahun.

Selain dihukum mati percobaan dengan masa tenggang dua tahun, kekayaannya juga disita oleh negara.

4. Didepak dari Jabatan dan Diskualifikasi dari Politik


Pejabat yang terlibat dalam korupsi sering kali dipecat dari jabatan publik mereka, dan dalam beberapa kasus, mereka dilarang untuk kembali memegang posisi publik atau terlibat dalam kegiatan politik.

Ini adalah langkah yang diambil untuk mencegah individu yang sudah terbukti korup untuk kembali memiliki kekuasaan.

Contoh Kasus:

Jenderal Xu Caihou, mantan Wakil Ketua Komisi Militer Sentral China, adalah salah satu pejabat senior yang terkena dampak dari kampanye anti-korupsi Presiden Xi Jinping.

Xu dipecat karena menerima suap dari pejabat militer dan kontraktor yang ingin mendapatkan keuntungan dari proyek-proyek militer.

Selain dijatuhi hukuman penjara, Xu dicabut hak politiknya, yang berarti dia tidak dapat lagi berpartisipasi dalam urusan politik negara atau memperoleh posisi penting dalam Partai Komunis China.

Xu ditemukan tewas bunuh diri pada 2015 sebelum vonis dijatuhkan secara resmi oleh pengadilan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved