Putin Isyaratkan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia Akan Gempur Ukraina Lagi

Jum'at, 27 Desember 2024 - 08:05 WIB
loading...
Putin Isyaratkan Rudal...
Presiden Vladimir Putin isyaratkan rudal hipersonik Oreshnik Rusia akan serang Ukraina lagi. Foto/Daily Wrap/Layanan Darurat Negara Ukraina
A A A
ST PETERSBURG - Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan Moskow akan menggunakan rudal hipersonik Oreshnik lagi untuk menyerang Ukraina. Dia mengatakan Moskow tidak ragu untuk melakukannya dan juga tidak terburu-buru.

Rudal balistik jarak menengah hipersonik Oreshnik pertama kali diuji dalam pertempuran bulan lalu dalam sebuah serangan terhadap pabrik rudal Ukraina di kota Dnipro.

Militer Moskow mengatakan serangkaian serangan misil Oreshnik akan lebih kuat daripada serangan nuklir taktis tetapi tanpa dampak radioaktif.

"Kami belum memiliki banyak sistem Oreshnik ini, tetapi kami memiliki beberapa," kata Putin kepada wartawan pada hari Kamis setelah pertemuan Dewan Ekonomi Eurasia Tertinggi (SEEC) di St Petersburg.

Baca Juga: Duel Teknologi, Putin Tantang Sistem Misil Barat Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Oreshnik

Rudal tersebut, lanjut Putin, telah memasuki produksi serial.

“Kami memiliki lebih dari satu sistem dalam inventaris kami, tetapi kami tidak terburu-buru untuk menggunakannya, karena ini adalah senjata yang ampuh, yang dirancang untuk mengatasi masalah tertentu,” paparnya.

“Kami bertindak secara sistematis, tetapi kami tidak mengesampingkan kemungkinan untuk menggunakannya hari ini atau besok, jika diperlukan,” imbuh Putin, yang dilansir dari Russia Today, Jumat (27/12/2024).

Pemimpin Kremlin tersebut juga mengonfirmasi pernyataan koleganya dari Belarusa, Alexander Lukashenko, bahwa senjata ampuh tersebut juga akan dikerahkan ke Belarusia.

“Saya kira untuk saat ini akan ada sepuluh, dan kemudian kita lihat,” kata Lukashenko sebelumnya pada hari Kamis ketika ditanya berapa banyak sistem rudal canggih Oreshnik yang ingin ditempatkan di Minsk.

“Jika Rusia ingin menempatkan lebih banyak, kami akan menempatkan lebih banyak lagi,” imbuh dia.

Sistem rudal balistik baru itu dapat membawa beberapa hulu ledak yang mampu menyerang dengan kecepatan hipersonik. Menurut Moskow, hulu ledak tersebut mampu melaju dengan kecepatan sepuluh kali kecepatan suara dan tidak dapat dicegat oleh sistem pertahanan udara mana pun.

Serangan terhadap pabrik rudal Ukraina di Kota Dnipro pada 21 November terjadi setelah dua serangan jarak jauh dengan rudal ATACMS yang disediakan Amerika Serikat di wilayah Rusia, yang diklaim dilakukan oleh Ukraina.

Putin sebelumnya mengatakan bahwa Kyiv tidak mampu secara independen melakukan serangan semacam itu dan bahwa serangan tersebut akan menempatkan NATO dalam konfrontasi langsung dengan Rusia.

Moskow juga memperbarui doktrin nuklirnya sebagai pesan kepada Washington, tetapi Putin sejak itu mengatakan bahwa eskalasi nuklir mungkin tidak diperlukan karena keberadaan misil Oreshnik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved