5 Fakta Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina

Rabu, 25 Desember 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Badan mata-mata Seoul, Badan Intelijen Nasional, melaporkan pada hari Kamis bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 100 orang tewas dan 1.000 orang terluka sejak mereka memasuki pertempuran melawan Ukraina.

Anggota parlemen Korea Selatan Lee Sung-kwon memberi tahu wartawan tentang angka-angka ini minggu lalu, menurut BBC. Ia mengatakan bahwa korban termasuk pejabat tinggi, dan menyatakan bahwa para tentara tewas karena mereka tidak terbiasa dengan medan Rusia dan perang pesawat tanpa awak.

Al Jazeera belum dapat memverifikasi secara independen angka-angka korban ini.

Baca Juga: 5 Alasan Donald Trump Ingin Membeli Greenland, Salah Satunya Kaya Emas dan Uranium

3. Tentara Korea Utara Dibayar Rp32 Juta per Bulan

AS, Ukraina, dan Korea Selatan menuduh bahwa tentara Korea Utara mulai tiba di Moskow pada Oktober tahun ini, lebih dari 2,5 tahun setelah perang Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Perang Ukraina adalah pertama kalinya militer Korea Utara yang terisolasi melakukan intervensi dalam konflik asing.

Komentar yang diterbitkan pada November oleh lembaga pemikir Carnegie Endowment for International Peace yang berkantor pusat di Washington menunjukkan kemungkinan akan ada beberapa manfaat jangka pendek bagi Pyongyang, termasuk menerima pasokan yang sangat dibutuhkan dari Rusia, termasuk makanan, minyak, dan uang.

BBC juga melaporkan bahwa intelijen Seoul memperkirakan Rusia membayar Korea Utara USD2.000 atau Rp32 juta setiap tentara setiap bulan.

Edward Howell, dosen hubungan internasional di Universitas Oxford, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Rusia, pada bagiannya, kemungkinan akan terbuka untuk melibatkan tentara Korea Utara dalam perang di Ukraina karena "kami tahu bahwa Rusia membutuhkan tenaga manusia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved