Paus Fransiskus Kembali Marah atas Kekejaman Israel: Anak-anak Gaza Ditembaki Senapan Mesin
Senin, 23 Desember 2024 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
"Kekejaman adalah teroris yang bersembunyi di balik anak-anak sambil mencoba membunuh anak-anak Israel; kekejaman adalah menyandera 100 orang selama 442 hari, termasuk bayi dan anak-anak, oleh teroris dan menyiksa mereka," imbuh kementerian tersebut.
Klaim kementerian itu merujuk pada tindakan Hamas yang menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang Gaza.
Badan penyelamat pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel di Gaza utara pada hari Jumat telah menewaskan 10 anggota keluarga, termasuk tujuh anak-anak.
Militer Israel kepada AFP berdalih bahwa mereka menyerang beberapa teroris yang beroperasi di sebuah bangunan militer milik Hamas. "Dan menimbulkan ancaman bagi tentara IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang beroperasi di daerah tersebut," katanya.
"Jumlah korban yang dilaporkan akibat serangan itu tidak sesuai dengan informasi yang dimiliki Angkatan Darat," imbuh militer Zionis.
Kritik yang meningkat terhadap Israel tampaknya menandai perubahan dalam nada bicara Paus Fransiskus dalam beberapa minggu terakhir.
Dia secara konsisten menyerukan perdamaian sejak dimulainya perang Israel-Hamas lebih dari 14 bulan yang lalu.
Namun pada akhir November, Paus Fransiskus mengecam "kesombongan penjajah" di Ukraina seperti di Palestina, yang kontras dengan tradisi netralitas Takhta Suci saat ini.
Klaim kementerian itu merujuk pada tindakan Hamas yang menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang Gaza.
Badan penyelamat pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel di Gaza utara pada hari Jumat telah menewaskan 10 anggota keluarga, termasuk tujuh anak-anak.
Militer Israel kepada AFP berdalih bahwa mereka menyerang beberapa teroris yang beroperasi di sebuah bangunan militer milik Hamas. "Dan menimbulkan ancaman bagi tentara IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang beroperasi di daerah tersebut," katanya.
"Jumlah korban yang dilaporkan akibat serangan itu tidak sesuai dengan informasi yang dimiliki Angkatan Darat," imbuh militer Zionis.
Nada Paus Fransiskus Lebih Keras
Kritik yang meningkat terhadap Israel tampaknya menandai perubahan dalam nada bicara Paus Fransiskus dalam beberapa minggu terakhir.
Dia secara konsisten menyerukan perdamaian sejak dimulainya perang Israel-Hamas lebih dari 14 bulan yang lalu.
Namun pada akhir November, Paus Fransiskus mengecam "kesombongan penjajah" di Ukraina seperti di Palestina, yang kontras dengan tradisi netralitas Takhta Suci saat ini.
Lihat Juga :