4 Alasan AS Kecanduan Berperang, Salah Satunya Menumbangkan Rezim Berkuasa
Senin, 23 Desember 2024 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Diplomat AS Mundur karena Tidak Sepakat dengan AS Dukung Genosida di Gaza
"Kami mendesak AS untuk berhenti membuat narasi palsu, memperbaiki persepsi yang salah tentang Tiongkok, dan mendorong pengembangan hubungan bilateral dan militer yang sehat dan stabil," katanya, dilansir Press TV.
“Kami mematuhi strategi nuklir untuk membela diri dan kebijakan tidak menggunakan senjata terlebih dahulu, memastikan bahwa kemampuan nuklir kami tetap pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional,” katanya.
Menunjuk pada masalah Taipei, Zhang memperingatkan bahwa upaya Barat untuk memisahkan pulau itu dari daratan China tidak akan pernah ditoleransi.
“Rakyat China bertekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” katanya, mengecam penjualan senjata dan bantuan militer Washington ke Taipei sebagai pelanggaran prinsip “Satu Tiongkok”.
3. Mengubah Rezim di Suatu Negara
Namun, katanya, Amerika Serikat memanfaatkan kekuatan militernya untuk memaksakan perubahan rezim dan memicu "revolusi warna" di negara lain, yang menyebabkan korban sipil dan kerusakan properti yang sangat serius, dan menyebabkan bencana kemanusiaan yang parah."Kami mendesak AS untuk berhenti membuat narasi palsu, memperbaiki persepsi yang salah tentang Tiongkok, dan mendorong pengembangan hubungan bilateral dan militer yang sehat dan stabil," katanya, dilansir Press TV.
4. Memiliki Senjata Nuklir
Zhang juga mengkritik AS atas kebijakan nuklirnya, dengan mencatat bahwa China mencerminkan stabilitas, kontinuitas, dan prediktabilitas yang tak tertandingi di antara semua negara bersenjata nuklir.“Kami mematuhi strategi nuklir untuk membela diri dan kebijakan tidak menggunakan senjata terlebih dahulu, memastikan bahwa kemampuan nuklir kami tetap pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional,” katanya.
Menunjuk pada masalah Taipei, Zhang memperingatkan bahwa upaya Barat untuk memisahkan pulau itu dari daratan China tidak akan pernah ditoleransi.
“Rakyat China bertekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” katanya, mengecam penjualan senjata dan bantuan militer Washington ke Taipei sebagai pelanggaran prinsip “Satu Tiongkok”.
Lihat Juga :