AS Terkucil, Negara Peserta Perjanjian Nuklir Iran Bertemu di Wina

Selasa, 01 September 2020 - 14:49 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, pada pekan lalu, badan energi atom Iran menyetujui inspektur pengawas nuklir PBB untuk mengunjungi dua situs yang dicurigai menjadi lokasi kegiatan yang tidak diumumkan pada awal 2000-an.(Baca: Iran Akhirnya Izinkan IAEA Kunjungi Dua Lokasi yang Dicurigai )

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi telah melakukan perjalanan ke Iran pada perjalanan pertamanya sejak menduduki jabatan teratas tahun lalu dan setelah berbulan-bulan meminta akses.

Menurut seorang diplomat, dibutuhkan waktu tiga bulan untuk mendapatkan hasil dari kunjungan tersebut. Ini berisiko menjadi masalah baru dengan Iran jika sesuatu yang tidak dideklarasikan dan terkait nuklir ditemukan.

Mark Fitzpatrick, seorang pengamat dari Institut Internasional untuk Kajian Strategis (IISS), mengatakan kesepakatan pekan lalu tentang akses membuat Iran secara umum sejalan dengan seluruh dunia, melawan Amerika Serikat yang terisolasi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa pekan lalu memblokir upaya AS untuk memberlakukan kembali sanksi internasional terhadap Iran, sementara Washington juga gagal menggalang dukungan yang cukup untuk memperpanjang embargo senjata yang akan mulai berakhir sejak Oktober.(Baca: Presiden DK PBB Indonesia Hentikan Langkah Sanksi AS pada Iran )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved