3 Bukti ISIS dan Al Qaeda Didukung Israel, Salah Satunya dari Pengakuan Eks Bos Mossad
Selasa, 10 Desember 2024 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, Halevy menyebut perbedaan antara Hizbullah dan Al Qaeda. Bagi Israel, memerangi Hizbullah adalah prioritas utama, sementara Al Qaeda berbeda karena mereka tidak memiliki riwayat pertikaian dengan Tel Aviv.
Ditanya mengenai tanggapan Amerika Serikat, Halevy mengaku tidak terlalu khawatir karena meyakini bahwa Amerika Serikat sebenarnya juga melakukan hal serupa. AS selama periode 2016 ke belakang telah bergerak menuju dukungan terbuka untuk Al Qaeda di Suriah guna memajukan tujuan memerangi ISIS.
Terlepas dari itu, beberapa laporan PBB menunjukkan bahwa bantuan Israel mungkin tidak sebatas perawatan serdadu Al Qaeda di Suriah. Bahkan, ada kemungkinan dukungan itu sampai pada bantuan militer.
Mengutip Geopolitical Economy, Yadlin dengan bangga mencatat bahwa Al Qaeda "tidak mengganggu Israel". Sebaliknya, mereka berfokus memerangi musuh-musuh Israel.
Sementara itu, ekstremis ISIS secara terbuka juga pernah menunjukkan simpati kepada Israel. Pada 2017, mantan menteri pertahanan Israel, Moshe Ya'alon, mengungkapkan bahwa ISIS telah "meminta maaf" kepada Tel Aviv setelah secara tidak sengaja menyerang pasukan Israel di Dataran Tinggi Golan.
Itulah beberapa bukti ISIS dan Al Qaeda didukung Israel.
Ditanya mengenai tanggapan Amerika Serikat, Halevy mengaku tidak terlalu khawatir karena meyakini bahwa Amerika Serikat sebenarnya juga melakukan hal serupa. AS selama periode 2016 ke belakang telah bergerak menuju dukungan terbuka untuk Al Qaeda di Suriah guna memajukan tujuan memerangi ISIS.
Terlepas dari itu, beberapa laporan PBB menunjukkan bahwa bantuan Israel mungkin tidak sebatas perawatan serdadu Al Qaeda di Suriah. Bahkan, ada kemungkinan dukungan itu sampai pada bantuan militer.
3. Al Qaeda dan ISIS Tidak Seperti Hizbullah
Mantan kepala intelijen militer Israel, Amos Yadlin, menggolongkan kelompok seperti Al Qaeda sebagai “kejahatan yang lebih kecil”. Mereka tidak seperti kekuatan politik nasionalis-Syiah Islam seperti Hizbullah di Lebanon yang jelas menjadi ancaman utama bagi keberadaan Tel Aviv.Mengutip Geopolitical Economy, Yadlin dengan bangga mencatat bahwa Al Qaeda "tidak mengganggu Israel". Sebaliknya, mereka berfokus memerangi musuh-musuh Israel.
Sementara itu, ekstremis ISIS secara terbuka juga pernah menunjukkan simpati kepada Israel. Pada 2017, mantan menteri pertahanan Israel, Moshe Ya'alon, mengungkapkan bahwa ISIS telah "meminta maaf" kepada Tel Aviv setelah secara tidak sengaja menyerang pasukan Israel di Dataran Tinggi Golan.
Itulah beberapa bukti ISIS dan Al Qaeda didukung Israel.
(ahm)
Lihat Juga :