Pemberontak Klaim Bashar Al Assad Sudah Tidak Memiliki Kekuasaan Apapun di Suriah

Minggu, 08 Desember 2024 - 18:01 WIB
loading...
Pemberontak Klaim Bashar...
Bashar Al Assad tidak lagi memiliki kekuasaan apapun di Suriah. Foto/X/@JPEOutlives
A A A
DAMASKUS - Pasukan oposisi Suriah kini menyebar ke "setiap sudut negara", merebut lapangan udara dan pangkalan militer sementara pasukan Bashar al-Assad "melemah". Itu diungkapkan peneliti Suriah Thomas Van Linge.

"Patung-patung dirobohkan di Latakia. Ada laporan pasukan oposisi memasuki wilayah Tartus", Van Linge mengatakan kepada Al Jazeera.

"Tidak ada satu pun kota atau wilayah di sekitar Suriah tempat al-Assad masih dapat mengklaim sebagai presiden saat ini...dia tidak menguasai satu kilometer persegi pun negara itu".

Sementara itu, "situasi kacau" terjadi di beberapa wilayah di sekitar Damaskus dan wilayah Suwayda, karena kelompok-kelompok bersenjata yang berbeda pada dasarnya "menjaga keamanan mereka sendiri" tanpa pasukan formal dengan hierarki yang terorganisasi, kata Van Linge.

Sementara itu, Irak mengatakan telah mengamankan penyeberangan perbatasannya dengan Suriah setelah pemerintahan al-Assad digulingkan.

Baca Juga: Assad Melarikan Diri dan Pasukannya Menyerah, Pemberontak Pun Rayakan Kemenangan

"Perlintasan Al-Qaim ditutup sepenuhnya dan perbatasan Irak diamankan", demikian dilaporkan Kantor Berita resmi Irak.

Komando Penjaga Perbatasan Irak juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak memerlukan pasukan tambahan di perbatasan, yang dijaga dengan baik.

Kemudian, dua hari lalu, otoritas Yordania menutup perlintasan utama bagi penumpang dan barang antara Yordania dan Suriah – tempat kita berada saat ini.

Mereka khawatir akan ada limpahan dari perkembangan yang terjadi terlalu cepat sehingga mereka tidak dapat menilai dari menit ke menit. Jadi, mereka menutup perbatasan, hanya mengizinkan warga negara Yordania kembali ke negara itu.

Dan hari ini, kita memiliki gambaran yang sangat berbeda. Warga Suriah di Yordania masih bimbang dan tidak ingin membahas detail tentang apa yang sedang terjadi. Mereka takut mengungkapkan emosi mereka.

Hari ini, mereka semua tersenyum dan gembira. Dan otoritas Yordania mengizinkan warga negara Suriah dan mobil kembali ke negara asal mereka karena mereka tahu bahwa rezim telah jatuh.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved