AS Semakin Yakin Rezim Assad di Suriah Tumbang dalam Hitungan Hari

Minggu, 08 Desember 2024 - 08:23 WIB
loading...
A A A
AS telah lama bermitra dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi untuk operasi anti-ISIS di Suriah. SDF telah mempertahankan kontak dengan kelompok pemberontak yang dikenal sebagai HTS, kata pejabat AS, tetapi AS tidak berkomunikasi dengan HTS karena dianggap sebagai organisasi teroris.

HTS tampaknya tidak memiliki dukungan terbuka dari musuh Assad, Turki, tetapi pejabat AS yakin Turki memberi kelompok itu lampu hijau untuk meluncurkan operasinya.

Kekhawatiran utama pemerintah adalah keamanan persediaan senjata kimia Assad, yang diperkirakan mengandung klorin dan sarin, yang digunakan Assad di wilayah pemberontak hingga menimbulkan ketakutan di kalangan komunitas internasional.

Tidak jelas ke mana Assad akan melarikan diri, kata pejabat AS. Para pelindungnya dapat menawarkan perlindungan di Moskow atau Teheran, dan masih harus dilihat apakah para pemberontak akan mengarahkan pandangan mereka ke Latakia, daerah kantong sekte Alawite tempat Assad berasal.

Potensi jatuhnya rezim di Suriah terjadi pada saat yang kritis di Amerika Serikat saat Presiden Joe Biden bersiap untuk menyerahkan kekuasaan kepada Presiden terpilih Donald Trump.

Trump telah menyampaikan pandangannya dengan jelas, melalui media sosial pada hari Sabtu untuk menyerukan agar AS tidak ikut campur dalam kemungkinan perubahan rezim dan membiarkan konflik terus berlanjut.

“Suriah memang kacau, tetapi bukan teman kita,” tulisnya, mendesak pendekatan tidak campur tangan dan diakhiri dengan pesan: “Biarkan saja. Jangan terlibat!”

Di awal masa jabatan pertamanya, Trump memerintahkan serangan terhadap rezim Assad sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia yang menewaskan puluhan warga sipil. Trump kemudian berusaha menarik pasukan AS yang terlibat dalam perang melawan ISIS dari Suriah utara, meskipun ratusan orang masih berada di negara itu.

Senator Lindsey Graham, sekutu Trump, memperingatkan pada hari Jumat di media sosial bahwa pemerintah AS perlu memastikan tahanan ISIS yang ditahan di Suriah timur laut tidak dibebaskan dan bahwa pasukan AS di negara itu mendapat dukungan yang mereka butuhkan.

“Jika terjadi keruntuhan lebih lanjut dari pemerintah Suriah, saya khawatir pasukan AS dapat berada dalam bahaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memiliki rencana darurat untuk memperkuat pasukan kita guna memastikan misi anti-ISIS tidak runtuh,” tulis anggota Partai Republik dari South Carolina itu di X.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Keren! China Bikin Satelit...
Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir
Rekomendasi
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Berita Terkini
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved