5 Negara Mayoritas Islam yang Hancur Karena Campur Tangan AS, Nomor 3 Manfaatkan Media untuk Hancurkan Rezim
Sabtu, 07 Desember 2024 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Di antaranya adalah konflik antargolongan yang berebut kekuasaan pasca kejatuhan Khadafi, dan instabilitas harga minyak dunia.
Sebenarnya AS tidak memiliki campur tangan secara langsung terhadap perkembangan negara Palestina. Namun bantuan Negeri Paman Sam ke sekutu dekat Israel membuat Palestina harus mengalami kehancuran secara perlahan.
Tanpa adanya dukungan AS tidak akan mungkin Israel berani untuk berbuat sesuka hatinya dan membombardir Gaza.
Jika mundur ke belakang, sebenarnya sudah cukup banyak perang yang terjadi di Timur Tengah akibat perebutan wilayah Palestina oleh Israel.
Namun dalam sejarahnya, negara-negara mayoritas Muslim memang belum pernah sekalipun menang menghadapi Israel. Persenjataan modern Negeri Yahudi yang dipasok AS kemungkinan besar menjadi penyebab utamanya.
Meskipun tidak pernah turun tangan secara langsung, keputusan-keputusan AS dalam PBB memang selalu memberatkan Palestina. Mulai dari memerdekakan Israel hingga menjadikan Yerusalem jadi Ibu Kota Israel.
AS mulai ikut campur dalam urusan negara ini ketika terjadi perang saudara di Suriah. Dari situ AS membuat dua kelompok bersenjata yang awalnya bertujuan untuk meredam pemberontakan yang dilakukan oleh ISIS.
Dua kelompok yang diciptakan AS adalah The Syrian Democratic Forces (SDF) dan The Syrian Free Army (SFA). Bukannya menyelesaikan masalah, dua pasukan itu justru membuat masalah baru dengan Turki.
Keberadaan kelompok itu ditentang Turki, yang mengklaim kelompok tersebut memiliki hubungan langsung dengan PKK, yang diakui sebagai kelompok teroris.
Hingga saat ini kata perdamaian sekaan semakin jauh dari negara Suriah setelah keikutsertaan AS. Bahkan Syrian Observatory for Human Rights mengumumkan jika di tahun 2017, 80% kawasan permukiman dan infrastruktur Kota Raqqa hancur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) melawan ISIS.
Baca juga: Kesepakatan Keamanan Baru akan Tempatkan Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia
4. Palestina
Sebenarnya AS tidak memiliki campur tangan secara langsung terhadap perkembangan negara Palestina. Namun bantuan Negeri Paman Sam ke sekutu dekat Israel membuat Palestina harus mengalami kehancuran secara perlahan.
Tanpa adanya dukungan AS tidak akan mungkin Israel berani untuk berbuat sesuka hatinya dan membombardir Gaza.
Jika mundur ke belakang, sebenarnya sudah cukup banyak perang yang terjadi di Timur Tengah akibat perebutan wilayah Palestina oleh Israel.
Namun dalam sejarahnya, negara-negara mayoritas Muslim memang belum pernah sekalipun menang menghadapi Israel. Persenjataan modern Negeri Yahudi yang dipasok AS kemungkinan besar menjadi penyebab utamanya.
Meskipun tidak pernah turun tangan secara langsung, keputusan-keputusan AS dalam PBB memang selalu memberatkan Palestina. Mulai dari memerdekakan Israel hingga menjadikan Yerusalem jadi Ibu Kota Israel.
5. Suriah
AS mulai ikut campur dalam urusan negara ini ketika terjadi perang saudara di Suriah. Dari situ AS membuat dua kelompok bersenjata yang awalnya bertujuan untuk meredam pemberontakan yang dilakukan oleh ISIS.
Dua kelompok yang diciptakan AS adalah The Syrian Democratic Forces (SDF) dan The Syrian Free Army (SFA). Bukannya menyelesaikan masalah, dua pasukan itu justru membuat masalah baru dengan Turki.
Keberadaan kelompok itu ditentang Turki, yang mengklaim kelompok tersebut memiliki hubungan langsung dengan PKK, yang diakui sebagai kelompok teroris.
Hingga saat ini kata perdamaian sekaan semakin jauh dari negara Suriah setelah keikutsertaan AS. Bahkan Syrian Observatory for Human Rights mengumumkan jika di tahun 2017, 80% kawasan permukiman dan infrastruktur Kota Raqqa hancur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) melawan ISIS.
Baca juga: Kesepakatan Keamanan Baru akan Tempatkan Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia
(sya)
Lihat Juga :