5 Negara Mayoritas Islam yang Hancur Karena Campur Tangan AS, Nomor 3 Manfaatkan Media untuk Hancurkan Rezim
Sabtu, 07 Desember 2024 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
2. Irak
Amerika Serikat juga ikut campur ketika sedang terjadi perang Iran dan Irak, dimana Negeri Paman Sam memainkan politik dua kaki. Mereka menyuplai persenjataan untuk kedua negara yang berperang.
Tidak cukup sampai di situ, AS juga melakukan invasi terhadap Irak, yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan, pada tahun 2003. Sebanyak 150.000 pasukan AS menduduki negara tersebut secara paksa.
Menurut para sejarawan, kekuasaan Saddam Hussein dapat berlangsung lama karena diyakini bekerjasama dengan AS, tepatnya para agen CIA.
Akan tetapi, pada 2003, AS justru melakukan invasi kepada Irak setelah pengaruh Saddam Hussein mulai memudar.
Selama Saddam Hussein berkuasa, AS menganggap Irak berpotensi untuk menjadi ancaman bagi kepentingannya di kawasan Teluk.
AS juga berdalih jika negara tersebut memiliki senjata pemusnah massal.
3. Libya
Sebelum rezim Muammar Khadafi runtuh, sebenarnya Libya adalah negara yang menjanjikan dengan besarnya tambang minyak bumi mereka.
Namun kala itu Khadafi enggan untuk bekerja sama dengan Barat dalam hal sumber daya alam mereka.
Hal ini membuat media-media AS memberitakan keburukan pemerintahan Khadafi yang menyebabkan terjadinya perang saudara di wilayah tersebut.
Pada perkembangannya, perang saudara di Libya dicampuri negara-negara barat yang tergabung dalam NATO.
Pada tahun 2011, pasukan NTC yang didukung NATO berhasil melumpuhkan pasukan Khadafi di Sirte. Dalam penyerangan tersebut, Khadafi tewas dengan luka tembak di kepala.
Keberhasilan penggulingan rezim Khadafi tidak dibarengi dengan munculnya kesejahteraan masyarakat Libya, namun malah menghasilkan konflik baru yang semakin rumit.
Lihat Juga :