Ini Alasan Banyak Orang Tolak Patuhi Aturan Terkait Covid-19

Selasa, 01 September 2020 - 04:00 WIB
loading...
A A A
Faktor berikutnya adalah kepercayaan dan ketakutan. Van Bavel menyebut, dalam masyarakat dengan lebih banyak divisi politik, misalnya, orang cenderung tidak mempercayai nasihat dari satu sisi atau sisi lain, dan juga cenderung membentuk pro dan anti-kamp.

(Baca: CDC: Orang Tanpa Gejala Covid-19 Tak Perlu Tes )

Optimisme dan ketakutan juga penting. Sedikit dari keduanya bisa menjadi positif, tetapi terlalu banyak dari keduanya bisa merusak. "Dalam situasi seperti pandemi, (optimisme) dapat membuat Anda mengambil risiko yang sangat berbahaya," ungkapnya.

Terkait dengan mengapa orang sulit menerapkan jarak sosial, Van Bavel menuturkan, alasannya sederhana, ini karena manusia adalah makhluk sosial. "Kita benar-benar makhluk sosial, Tubuh dan otak kita dirancang untuk koneksi dan pandemi dalam banyak hal bertentangan dengan naluri kita untuk terhubung," ujarnya.

Itu mengapa, ujarnya, sebagian wabah lokal dapat muncul di bar dan klub malam, atau upacara keagamaan, pernikahan, dan pesta. "Orang-orang mengalami kesulitan melawan kecenderungan hubungan sosial dan kelompok itu," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Setelah Hampir 3 Tahun,...
Setelah Hampir 3 Tahun, Hong Kong Cabut Kewajiban Penggunaan Masker
Taiwan Cabut Kewajiban...
Taiwan Cabut Kewajiban Mengenakan Masker di Dalam Ruangan
Jepang Batalkan Aturan...
Jepang Batalkan Aturan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan
Jerman Akan Cabut Kewajiban...
Jerman Akan Cabut Kewajiban Penggunaan Masker di Kereta dan Bus
Subvarian Omicron Menyebar,...
Subvarian Omicron Menyebar, WHO Imbau Penumpang Pesawat Jarak Jauh Kenakan Masker
Terima Bantuan Masker,...
Terima Bantuan Masker, Warga di Tebet: Terima Kasih MNC Peduli
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved