China Krisis Perbankan, Warga Kesulitan Tarik Dana dari Rekening Pribadi

Selasa, 03 Desember 2024 - 08:26 WIB
loading...
China Krisis Perbankan,...
Krisis perbankan melanda China, warga mulai kesulitan menarik dana dari rekening pribadi. Foto/Xinhua/Li Xin
A A A
BEIJING - Perekonomian China terus merosot dalam beberapa tahun terakhir, dan sistem perbankan di negara itu juga semakin jatuh ke dalam krisis.

Warga negara China kini tidak hanya bergulat dengan pengangguran dan pemotongan upah, tetapi juga menghadapi kesulitan dalam menarik dana dari rekening mereka sendiri.

Banyak nasabah bank di China meyakini bahwa pengurangan batas transfer dana ini merupakan tindakan yang disengaja oleh pemerintah untuk membatasi arus keluar modal.

Menurut laporan terbaru Beijing News Shell Finance, banyak nasabah bank mendapati rekening mereka dikenakan batas transfer tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca Juga: Eks Bos of China Dihukum Mati karena Terima Suap Rp264,9 Miliar

Mengutip dari Financial Post, Selasa (3/12/2024), sebagian nasabah juga terpaksa pergi ke beberapa cabang bank mereka untuk menarik uang tunai, namun sebagian lainnya memilih “menyerah” dan tidak ingin lagi menggunakan kartu debit untuk menarik dana

Sejak paruh kedua tahun ini, beberapa bank di China telah mengumumkan penyesuaian batas transaksi non-counter untuk rekening penyelesaian pribadi tertentu. Ini termasuk lembaga seperti Bank of China, China Construction Bank, Agricultural Bank of China, dan Jang Xi Bank.

Bank-bank tersebut mengeklaim bahwa langkah-langkah ini dimaksudkan untuk mencegah penipuan telekomunikasi. Nasabah yang terkena dampak memiliki batas transfer harian mulai dari 500 yuan hingga 2.000 yuan, atau sekitar USD69 (Rp1,1 juta) hingga USD276 (Rp4,3 juta).

Namun, banyak nasabah berpendapat bahwa pembatasan ini merupakan hambatan yang disengaja untuk mencegah dana keluar dari rekening mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved