China Krisis Perbankan, Warga Kesulitan Tarik Dana dari Rekening Pribadi

Selasa, 03 Desember 2024 - 08:26 WIB
loading...
A A A
Beberapa pengguna internet juga berkomentar bahwa situasi ini mencerminkan metode Partai Komunis China (CCP) dalam mengendalikan keuangan partai, di mana Biro Keamanan Publik memantau setiap gerakan warga, termasuk aktivitas ekonomi.

Seperti Dirampok


Komentator keuangan Guo Chenqio mengkritik praktik ini, dengan mengatakan bahwa warga China dapat menarik uang mereka sendiri, tetapi memerlukan persetujuan dari Biro Keamanan Publik. Ini adalah hooliganisme langsung oleh pihak bank di bawah kendali CCP.

“Ini seperti bandit. Uang yang Anda simpan di bank menjadi milik mereka untuk dikendalikan. Anda bahkan tidak dapat mengambilnya kembali saat Anda membutuhkannya,” kata Guo.

“Rasanya seperti perampokan langsung. Ini bukan sekadar keruntuhan sistem keuangan. Ini mencerminkan seluruh sistem CCP yang dipenuhi perilaku nakal dan bandit. Mereka memaksa orang putus asa dan membuat mereka ingin memberontak, atau bahkan mendorong terjadi tindakan drastis seperti melompat dari gedung,” sambungnya.

“Anda tidak punya pilihan selain memohon mereka untuk mengakses uang Anda sendiri. Menyimpan uang di Bank China lebih buruk daripada membuangnya ke dalam air,” tutur Guo.

Bank sudah seharusnya menjadi tempat orang menyimpan uang dengan aman, dan para nasabah dapat menariknya sesuai kebutuhan. Hubungan ini seharusnya menjadi hubungan transaksional sederhana.

Namun, CCP telah sepenuhnya mendistorsi hubungan ini dan mengubahnya menjadi pertempuran di mana warga harus berjuang mati-matian melawan kekuasaan hanya untuk mendapatkan kembali uang mereka sendiri. Kemerosotan ekonomi China terus berlanjut karena sistem perbankan menghadapi krisis menyusul kegilaan investasi real estate.

Warga China tidak hanya menghadapi pengangguran dan pemotongan upah, tetapi juga menghadapi tantangan dalam mengakses dana mereka. Dengan pembatasan mendadak pada transfer uang dari rekening sendiri, banyak yang meyakini ini adalah tindakan untuk mengekang arus keluar modal.

Penyesuaian sektor perbankan China, yang diklaim dilakukan demi mencegah penipuan, menyebabkan gangguan signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, yang menyoroti masalah lebih luas dalam sistem keuangan dan tata kelola di China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
4 Kontroversi Kaesang,...
4 Kontroversi Kaesang, dari Jet Pribadi hingga Rompi Putra Mulyono
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved