Zelensky: Ukraina Butuh Jaminan Jadi Anggota NATO sebelum Berunding dengan Rusia

Senin, 02 Desember 2024 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Tim kepemimpinan baru Uni Eropa ingin menunjukkan bahwa mereka tetap teguh dalam mendukung Kyiv di saat yang berbahaya bagi Ukraina hampir tiga tahun dalam perjuangannya melawan invasi Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada pekan lalu mengancam akan menyerang gedung-gedung pemerintah di Kyiv dengan rudal hipersonik Oreshnik, setelah AS memberi Ukraina persetujuan untuk menembakkan rudal jarak jauh ATACMS ke Rusia untuk pertama kalinya.

Sebuah pesawat nirawak Rusia menjatuhkan bahan peledak di sebuah bus di wilayah Kherson selatan pada hari Minggu, menewaskan tiga orang, kata pihak berwenang, sementara militer Rusia mengeklaim telah merebut dua desa garis depan baru di timur.

Gencatan Senjata Rusia-Ukraina


Zelensky pada Jumat pekan lalu mulai mengintai posisinya menjelang setiap perundingan perdamaian yang potensial.

Dia meminta NATO untuk menawarkan perlindungan yang terjamin ke beberapa bagian Ukraina yang dikuasai oleh Kyiv untuk menghentikan tahap panas perang, dan menyiratkan bahwa dia kemudian akan bersedia menunggu untuk mendapatkan kembali wilayah lain yang direbut oleh Rusia.

"Jika kami akan mengalami konflik yang membeku tanpa posisi yang kuat bagi Ukraina, Putin akan kembali dalam dua, tiga atau lima tahun," kata Zelensky pada hari Minggu.

Kallas mengatakan kepada wartawan dalam perjalanan ke Ukraina bahwa bagi Kyiv jaminan keamanan terkuat adalah keanggotaan NATO.

"Kita perlu membahas ini secara pasti—jika Ukraina memutuskan untuk menarik garis di suatu tempat, lalu bagaimana kita dapat mengamankan perdamaian sehingga Putin tidak melangkah lebih jauh," katanya.

Namun, para diplomat di NATO mengatakan tampaknya kecil kemungkinan aliansi tersebut akan segera memberikan keanggotaan kepada Ukraina mengingat adanya pertentangan dari sejumlah anggota yang berhati-hati agar tidak terseret ke dalam perang dengan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved