Mengapa Rusia Tak Akan Sepenuh Hati Bantu Bashar Al Assad Hadapi Pemberontak?

Senin, 02 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Menurut media Middle East Eye, sumber keamanan Turki yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa Rusia lambat dalam menanggapi serangan pemberontak Suriah karena sebagian besar aset udaranya telah direlokasi ke Ukraina.

Akibatnya, Rusia meninggalkan pasukan yang jauh lebih kecil di Suriah, sehingga sebagian besar tidak cukup untuk melawan operasi tersebut dengan baik. Meskipun angkatan udara Rusia memang menargetkan beberapa lokasi di Idlib dan wilayah lain di Suriah barat laut dalam beberapa hari terakhir, upaya tersebut terbukti tidak efektif dalam menghentikan atau membatasi serangan pemberontak.

Media tersebut juga mengutip Omer Ozkizilcik, seorang peneliti senior di Atlantic Council, yang mengatakan bahwa "Rusia bukan pengamat, tetapi kita mungkin menyaksikan keterbatasan militer Rusia", dengan kinerja bantuan udara Rusia minggu ini yang menunjukkan "bahwa sebagian besar kemampuan angkatan udaranya telah dikerahkan kembali ke Ukraina".

Menyoroti citra satelit dari pangkalan udara Hmeimim Rusia di provinsi Latakia, Suriah yang menunjukkan pengurangan signifikan dalam kehadiran angkatan udaranya dibandingkan dengan tahun 2019, Ozkizilcik mengungkapkan bahwa "laporan dari sumber lokal tentang aktivitas udara menunjukkan bahwa Rusia terutama menggunakan model jet tempur yang lebih tua".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved