Mengapa Rusia Tak Akan Sepenuh Hati Bantu Bashar Al Assad Hadapi Pemberontak?

Senin, 02 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
Mengapa Rusia Tak Akan...
Rusia tidak akan sepenuh hati membantu Bashar Al Assad menghadapi pemberontak. Foto/X/@drrpalestine
A A A
DAMASKUS - Rusia semakin tidak mampu membantu rezim Suriah melawan serangan pemberontak Suriah. Itu disebabkan pasukan militer Rusia menghadapi pasukan Ukraina.

Awal minggu ini, pejuang oposisi Suriah yang dipimpin oleh kelompok Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) melancarkan serangan mendadak terhadap pasukan yang bertempur di pihak rezim Bashar al-Assad, kemarin merebut kota besar Aleppo dengan kemajuan pesat yang mengejutkan banyak pihak.

Mengapa Rusia Tak Akan Sepenuh Hati Bantu Bashar Al Assad Hadapi Pemberontak?

1. Operasi Besar dalam Empat Tahun Terakhir

Itu adalah operasi langsung dan berskala besar pertama yang dilakukan oleh pemberontak dalam lebih dari empat tahun – periode di mana mereka terkurung di provinsi barat laut dan bagian utara provinsi Aleppo.

Kemajuan itu juga menarik perhatian Rusia, salah satu sekutu utama Assad yang telah memberikan bantuan militer utama kepada rezim tersebut dalam merebut kembali sebagian besar wilayahnya selama dekade terakhir.

Baca Juga: Siapa Hayat Tahrir al-Sham (HTS)? Kelompok Pecahan Al Qaeda yang Mengalahkan Pasukan Bashar al-Assad

2. Meminta Bashar Al Assad Menangani Masalah Domestik Sendiri

Namun, alih-alih turun tangan untuk melakukan intervensi militer lagi, Moskow telah menyerahkan tanggung jawab kepada Damaskus, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah Rusia memandang serangan pemberontak sebagai pelanggaran kedaulatan Suriah dan bahwa mereka mengharapkan pasukan Suriah untuk memulihkan ketertiban sesegera mungkin.

Itu adalah pernyataan yang oleh banyak orang dianggap sebagai tindakan yang secara efektif membiarkan rezim tersebut berjuang sendiri.

3. Mayoritas Tentara Rusia di Suriah Sudah Dipindahkan ke Medan Perang Ukraina

Alasan utama sikap tersebut dilaporkan adalah fakta bahwa pasukan Rusia masih terkungkung di Ukraina, dengan sebagian besar militer dan angkatan udara Rusia telah dikerahkan ke negara Eropa Timur yang tengah dilanda perang tersebut atau telah dikuras dalam invasi yang sedang berlangsung sejak Februari 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved