Pendukung Imran Khan Gagal Blokade Islamabad, Berikut 6 Konsekuensinya

Kamis, 28 November 2024 - 15:04 WIB
loading...
A A A
“Ini bukan protes damai. Mereka menginginkan kekerasan dan menggunakannya sebagai taktik untuk mendapatkan simpati,” katanya.

Namun, para analis mengatakan kemunduran protes terbaru PTI menunjukkan, lebih dari apa pun, kurangnya kepemimpinannya.

Analis Talat Hussain mengatakan ketergantungan partai pada sensasi media sosial goyah saat diuji di lapangan. "Tadi malam, PTI mengetahui bahwa ada lebih banyak politik daripada narasi daring," katanya kepada Al Jazeera.

Ahmed Ijaz, pengamat politik di Islamabad, mempertanyakan kepergian mendadak Bushra Bibi dan Gandapur, dengan alasan tindakan mereka akan memperdalam perpecahan dalam partai.

“Cara mereka meninggalkan pendukung di D-Chowk akan merusak kemampuan partai untuk merumuskan langkah selanjutnya,” katanya.

6. Melawan Pemerintahan yang Tidak Populer

Namun pengamat politik mengatakan peristiwa minggu ini juga telah membayangi kredibilitas pemerintah.

“Penggunaan kekuatan oleh pemerintah kemungkinan akan menjadi contoh untuk mencegah protes di masa mendatang,” kata Shah. “Namun, pendekatan yang keras ini berisiko menjadi bumerang dalam beberapa hari mendatang dan mengungkap kegagalan pemerintah saat ini untuk terlibat dalam dialog atau meredakan masalah.”

Zaigham Khan, analis yang berbasis di Islamabad, tidak terkejut dengan tanggapan pemerintah.

“Ini adalah pemerintah yang paling tidak populer,” katanya, menunjuk pada tuduhan kecurangan dalam pemilihan umum Februari yang telah mengganggu pemerintahan Sharif selama sembilan bulan terakhir. “Jadi, upaya apa pun yang dianggap mengganggu rencana, mereka tidak mampu menahannya dan mengejar mereka dengan kekuatan yang besar.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved