Siapa Pelaku Sabotase yang Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Kargo di Lithuania?

Rabu, 27 November 2024 - 20:03 WIB
loading...
A A A
Seorang awak pesawat tewas dalam kecelakaan itu. Tiga orang lainnya di dalam pesawat, termasuk pilot, selamat, bersama dengan 12 orang di rumah yang dievakuasi dengan selamat, menurut otoritas setempat.

Dua kotak hitam pesawat, yang merekam data penerbangan, ditemukan dari lokasi kecelakaan pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Kehakiman Lithuania mengatakan kepada CNN.

Kepala Kontra-intelijen Lithuania Darius Jauniskis mengatakan kepada wartawan pada sebuah konferensi pers: "Kita tidak dapat menolak kemungkinan terorisme. … Namun saat ini kami tidak dapat memberikan keterangan atau menyalahkan, karena kami tidak memiliki informasi tersebut.”

Baca Juga: Pendukung Imran Khan Gagalkan Rencana Pengepungan Islamabad

3. Dugaan Pelaku Sabotase Mengarah kepada Rusia

Awal bulan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa alat pembakar yang meledak di Leipzig, Jerman, dan Inggris pada bulan Juli merupakan bagian dari operasi rahasia Rusia yang bertujuan untuk memulai kebakaran di dalam pesawat kargo dan penumpang yang menuju AS dan Kanada. Beberapa pejabat Eropa kemudian mendukung tuduhan tersebut, yang dibantah oleh Moskow.

“Saya dapat menyatakan bahwa ini merupakan bagian dari operasi kinetik yang tidak konvensional terhadap negara-negara NATO yang dilakukan oleh intelijen militer Rusia,” Kestutis Budrys, penasihat keamanan nasional Presiden Lithuania Gitanas Nauseda, mengatakan kepada Reuters setelah laporan WSJ.

Pesawat DHL di bandara Leipzig. Pada bulan Juli, alat-alat meledak di pusat logistik DHL di Leipzig dan Birmingham, Inggris, Wall Street Journal melaporkan bulan ini.

“Kami mencatat bahwa operasi ini sedang ditingkatkan: fokusnya bergeser … ke kerusakan infrastruktur dan tindakan yang dapat mengakibatkan kematian orang,” kata Budrys.

4. Rusia Membantah Melakukan Sabotase

Berbicara dalam konferensi pers, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut laporan WSJ sebagai “tipuan yang tidak dapat dipahami yang tidak pernah didukung oleh informasi yang kredibel.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
FK Unair Baksos di Jombang,...
FK Unair Baksos di Jombang, Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga dan Lansia
Profil Destry Damayanti,...
Profil Destry Damayanti, Penjabat Sementara Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo
Berita Terkini
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved