Rusia Berburu Harta Karun di Namibia

Rabu, 27 November 2024 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Menanggapi permintaan Al Jazeera untuk mengomentari tuduhan perusahaan yang mencoba mendapatkan pengaruh melalui sumbangan dan perjalanan yang disponsori, juru bicara Rosatom Riaan van Rooyen mengatakan: "Sangat menyedihkan melihat dan mendengar bahwa ada orang-orang sinis yang melabeli upaya peningkatan komunitas Uranium One sebagai 'greenwashing' dan bahkan 'suap'."

"Orang-orang istimewa itu memiliki banyak kesempatan dan waktu untuk mengangkat komunitas mereka sendiri," katanya, mengacu pada para petani yang memiliki tanah.

Bagi para kritikus Rosatom, komentar van Rooyen merupakan contoh upaya untuk memicu ketegangan rasial yang sudah mengakar yang masih berlangsung lebih dari tiga dekade setelah berakhirnya apartheid, antara pemilik tanah yang lebih kaya, kebanyakan berkulit putih, dan penduduk desa berkulit hitam yang lebih miskin yang tertarik dengan janji-janji perusahaan Rusia tersebut.
(ahm)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1092 seconds (0.1#10.140)