6 Fakta Sara Duterte, Wapres Filipina Titipan Bapaknya yang Jabat Presiden Sebelumnya

Selasa, 26 November 2024 - 17:01 WIB
loading...
6 Fakta Sara Duterte,...
Wakil Presiden Filipina Sara Duterte. Foto/facebook
A A A
MANILA - Sara Duterte yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Filipina tengah jadi sorotan setelah melakukan ancaman pembunuhan pada Presiden Marcos Jr. Pernyataan itu lantas membuat suasana politik di Manila semakin panas.

Tidak cukup sampai disitu, Sara Duterte juga mengungkapkan jika dirinya telah memerintahkan seseorang untuk membunuh Marcos, Ibu Negara Liza Araneta-Marcos, dan Ketua DPR Martin Romualdez, jika dirinya sendiri terbunuh.

Putri mantan Presiden Filipina lalu melakukan klarifikasi bahwa pernyataannya tentang "pembunuhan" bukanlah ancaman, dan mengatakan dia hanya menyoroti dugaan ancaman terhadap keamanannya.

Sebagai tanggapannya, Marcos berjanji akan memblokir "upaya kriminal" yang mengancam nyawanya. Biro Investigasi Nasional (NBI) lantas menyampaikan panggilan pengadilan kepada Sara Duterte menyusul pernyataannya.

6 Fakta Sara Duterte

1. Putri Mantan Presiden Filipina


Dikutip dari Rappler, perempuan yang memiliki nama lengkap Sara Zimmerman Duterte lahir pada 31 Mei 1978 di kota Davao. Ia adalah putri dari mantan presiden Rodrigo Duterte dan mantan istrinya, Elizabeth Zimmerman.

Rodrigo Duterte sendiri sempat menjadi Presiden Filipina periode 2016-2022. Dirinya dikenal sebagai Presiden yang mengecam keras penggunaan obat-obatan terlarang di Filipina.

2. Wakil Presiden Termuda


Sara Duterte adalah wakil presiden Filipina ke-15, dan merupakan wakil presiden termuda sepanjang sejarah. Dimana dia diangkat sebagai Wakil Presiden ketika masih berusia 44 tahun pada 2022.

Dalam perjalanan kariernya, Sara sendiri dikenal selalu mengikuti karier politik sang ayah. Mulai ketika menjabat sebagai wakil walikota hingga jadi wakil presiden.

3. Mengikuti Karier Sang Ayah


Sara memulai kariernya di panggung politik dengan menjadi Wakil Wali Kota Davao City di tahun 2007, dimana dirinya saat itu mendampingi ayahnya sendiri yang menjabat sebagai Walikota.

Pada tahun 2010, ia menggantikan ayahnya, yang telah menghabiskan masa jabatannya. Sara menduduki posisi Walikota Davao City dari tahun 2010 hingga 2013, sampai ayahnya diizinkan untuk mencalonkan diri sebagai wali kota lagi.

4. Pernah Menjadi Pengacara


Setelah satu periode menjabat sebagai wali kota, Sara Duterte berfokus menjadi pengacara. Ia kemudian menjabat sebagai wali kota lagi dari 2016 hingga 2022, saat ayahnya menjabat sebagai presiden Filipina.

Prioritas kebijakan Sara Duterte meliputi perdamaian dan ketertiban serta penyediaan dukungan mata pencaharian bagi konstituennya.

5. Pernah Jadi Calon Presiden Potensial


Dalam survei menjelang tahun pemilihan 2022, ia merupakan calon presiden potensial yang disukai oleh sebagian besar pemilih. Namun ia memilih maju sebagai wakil presiden Filipina.

Keputusannya itu diketahui sempat membuat ayahnya kecewa. Bersamaan dengan perannya sebagai wakil presiden, Sara Duterte juga menjabat sebagai menteri pendidikan.

6. Kontroversi Sara Duterte


Ketika menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Sara sempat dikritik banyak pihak setelah menolak seruan kenaikan gaji guru sekolah negeri. Ia juga disebut menerima dana rahasia dan intelijen sebesar jutaan peso serta menghabiskannya hanya dalam 11 hari.

Setelah kasus itu, Sara langsung mengundurkan diri dari jabatan sebagai menteri pendidikan dua tahun setelah diangkat.

Baca juga: Kapal Induk Nuklir AS Tinggalkan Timur Tengah dan Dekati Indonesia, Ada Apa?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved