Bantuan AS Mengalir Deras, tapi Justru Dikorupsi, Tentara Ukraina Hanya Mati Sia-sia

Minggu, 17 November 2024 - 17:05 WIB
loading...
Bantuan AS Mengalir...
Bantuan AS ke Ukraina hanya dikorupsi yang memicu kekalahan dalam perang dengan Rusia. Foto/IG/.zelenskyy_officia
A A A
MOSKOW - Korupsi akan menjadi "hambatan utama" bagi pemulihan pascakonflik Ukraina . Itu terungkap dalam laporan yang diberikan inspektur jenderal Pentagon Robert Storch.

Laporan tersebut mengidentifikasi kementerian pertahanan negara itu sebagai "pemain kunci dalam banyak skandal korupsi."

Dalam laporan triwulanan kepada Kongres yang diterbitkan minggu ini, Inspektur Jenderal Robert Storch mencatat bahwa "korupsi terus mempersulit upaya Ukraina untuk mencapai aspirasi UE dan NATO-nya."

"Hakim, politisi, dan pejabat telah didakwa melakukan korupsi dan Kementerian Pertahanan telah menjadi pemain kunci dalam banyak skandal korupsi," kata laporan itu, mengutip informasi dari Departemen Luar Negeri AS, dilansir RT.

Awal tahun ini, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengumumkan penemuan jaringan penggelapan besar-besaran di kementerian pertahanan negara tersebut. Menurut SBU, lima tersangka berupaya mencuri 1,5 miliar hryvnia (sekitar USD39,6 juta) dana negara yang dimaksudkan untuk pembelian mortir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Berita Terkini
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved