Iran Ancam Perang di Gaza dan Lebanon Bisa Meluas di Luar Timur Tengah

Sabtu, 09 November 2024 - 21:05 WIB
loading...
Iran Ancam Perang di...
Iran ancam perang di Gaza dan Lebanon akan meluas di luar Timur Tengah. Foto/Tasmin
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa perang di Gaza dan Lebanon, tempat Israel memerangi kelompok-kelompok yang didukung Teheran, dapat meluas ke luar Timur Tengah.

Abbas Araghchi memperingatkan bahwa perang di Gaza dan Lebanon, tempat Israel memerangi kelompok-kelompok yang didukung Teheran, dapat meluas ke luar Timur Tengah.

“Dunia harus tahu bahwa jika terjadi perluasan perang, dampak buruknya tidak akan terbatas hanya pada kawasan Asia Barat; ketidakamanan dan ketidakstabilan dapat menyebar ke kawasan lain, bahkan yang jauh,” kata Araghchi dalam pidato yang disiarkan di TV pemerintah, dilansir Al Arabiya.

Musuh bebuyutan Iran, Israel, telah melancarkan perang yang menghancurkan di Jalur Gaza melawan kelompok militan Palestina yang didukung Iran, Hamas, sejak kelompok itu melancarkan serangan mendadak ke Israel pada Oktober 2023.

Israel baru-baru ini mengalihkan fokusnya ke Lebanon, tempat mereka terlibat dalam pertempuran sengit sejak September dengan Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang didukung secara finansial dan militer oleh Republik Islam.

Baca Juga: Diminta AS, Qatar Akan Usir Hamas

Pada 26 Oktober, Israel melancarkan serangan udara ke lokasi militer di Iran sebagai tanggapan atas serangan Teheran pada 1 Oktober terhadap Israel, yang merupakan pembalasan atas tewasnya para pemimpin militan yang didukung Iran dan seorang jenderal Garda Revolusi.

Para pejabat Iran mengatakan serangan Israel pada 26 Oktober menewaskan empat tentara dan mengakibatkan "kerusakan terbatas" pada sistem radar. Media Iran juga melaporkan bahwa seorang warga sipil tewas.

Teheran sejak itu bersumpah untuk membalas meskipun AS dan Israel telah memperingatkannya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menegaskan bahwa potensi gencatan senjata di Gaza dan Lebanon dapat memengaruhi respons Iran.

"Jika mereka (Israel) ... menerima gencatan senjata dan berhenti membantai orang-orang yang tertindas dan tidak bersalah di wilayah tersebut, itu dapat memengaruhi intensitas dan jenis respons kami," kata Pezeshkian awal bulan ini.

Pada hari Kamis, seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan terhadap respons impulsif terhadap Israel.

"Israel bertujuan untuk membawa konflik ke Iran. Kita harus bertindak bijak untuk menghindari perangkapnya dan tidak bereaksi secara naluriah," kata penasihat tersebut, Ali Larijani, kepada televisi pemerintah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved