Diminta AS, Qatar Akan Usir Hamas

Sabtu, 09 November 2024 - 17:04 WIB
loading...
Diminta AS, Qatar Akan...
Dikarenakan dimintas AS, Qatar akan mengusir Hamas. Foto/Press TV
A A A
GAZA - Qatar setuju dalam beberapa minggu terakhir untuk mengusir Hamas dari negaranya menyusul permintaan dari AS untuk melakukannya.

Itu mengakhiri upaya yang gagal selama berbulan-bulan untuk mencoba membuat kelompok militan tersebut – yang para pemimpin utamanya tinggal di ibu kota Qatar, Doha – menerima kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera dalam perang Israel-Hamas.

Dengan upaya untuk menghentikan perang – yang telah menjadi prioritas utama bagi Presiden Joe Biden – terhenti total, pejabat AS memberi tahu rekan-rekan Qatar mereka sekitar dua minggu lalu bahwa mereka harus berhenti memberi Hamas perlindungan di ibu kota mereka; Qatar setuju dan memberi tahu Hamas sekitar seminggu yang lalu.

“Hamas adalah kelompok teroris yang telah membunuh orang Amerika dan terus menyandera orang Amerika,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada CNN.

“Setelah menolak proposal berulang kali untuk membebaskan sandera, para pemimpinnya seharusnya tidak lagi diterima di ibu kota mitra Amerika mana pun.”

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan laporan tentang Qatar yang setuju untuk mengusir pejabat Hamas dari Doha adalah "tidak berdasar" dan merupakan "taktik tekanan," seraya menambahkan bahwa klaim serupa telah beredar sebelumnya tanpa bukti pendukung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved