Dendam Pribadi, Trump Berencana Perberat Sanksi Iran
Sabtu, 09 November 2024 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Mantan pejabat Trump yang diwawancarai WSJ percaya bahwa ketika presiden terpilih dilantik pada bulan Januari, pendekatannya terhadap Iran "kemungkinan besar akan diwarnai oleh pengetahuan bahwa agen-agennya mencoba membunuhnya dan mantan ajudan keamanan nasional utama setelah mereka meninggalkan jabatan." Teheran membantah pernah memiliki rencana semacam itu.
Mick Mulroy, pejabat tinggi Pentagon yang bertugas dalam pemerintahan Trump, mencatat, "Orang cenderung menganggap hal itu sebagai sesuatu yang pribadi."
Dia menambahkan, "Jika dia (Trump) akan bersikap agresif terhadap negara tertentu, yang ditunjuk sebagai musuh utama, itu adalah Iran."
Sumber-sumber WSJ yang mengetahui rencana presiden terpilih tersebut mengatakan, “Timnya akan bergerak cepat untuk mencoba menghentikan pendapatan minyak Iran, termasuk mengejar pelabuhan dan pedagang asing yang menangani minyak Iran."
China saat ini merupakan importir utama minyak mentah Iran.
Seorang mantan pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya menambahkan, tim Trump juga akan mencoba "mengisolasi Iran" baik secara finansial maupun diplomatik.
Mick Mulroy, pejabat tinggi Pentagon yang bertugas dalam pemerintahan Trump, mencatat, "Orang cenderung menganggap hal itu sebagai sesuatu yang pribadi."
Dia menambahkan, "Jika dia (Trump) akan bersikap agresif terhadap negara tertentu, yang ditunjuk sebagai musuh utama, itu adalah Iran."
Sumber-sumber WSJ yang mengetahui rencana presiden terpilih tersebut mengatakan, “Timnya akan bergerak cepat untuk mencoba menghentikan pendapatan minyak Iran, termasuk mengejar pelabuhan dan pedagang asing yang menangani minyak Iran."
China saat ini merupakan importir utama minyak mentah Iran.
Seorang mantan pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya menambahkan, tim Trump juga akan mencoba "mengisolasi Iran" baik secara finansial maupun diplomatik.
Lihat Juga :