NATO Tahu Ukraina Kalah Perang Melawan Rusia, AS Bakal Kehilangan Muka

Jum'at, 08 November 2024 - 06:53 WIB
loading...
NATO Tahu Ukraina Kalah...
Para pejabat Barat ungkap NATO sudah menyadari Ukraina perlahan kalah perang melawan Rusia. Situasi ini akan membuat AS kehilangan muka di panggung global. Foto/Sputnik/Stanislav Krasilnikov
A A A
BRUSSELS - NATO sepenuhnya menyadari bahwa Ukraina perlahan-lahan kalah dalam perangnya melawan Rusia, dengan musim dingin yang sangat sulit diprediksi akan memperburuk situasi.

Situasi itu dilaporkan media berpengaruh Amerika Serikat (AS), Foreign Policy, mengutip para pejabat dan pakar Barat.

Para pejabat Barat memperingatkan bahwa kemenangan bagi Moskow akan memperkuat pengaruhnya di Eropa dan mengarah pada peningkatan kehadiran militer di dekat perbatasan NATO.

Sumber-sumber Foreign Policy meyakini Presiden Rusia Vladimir Putin memanfaatkan ketidakpastian di Washington.

Baca Juga: Donald Trump Janji Hentikan Perang usai Menang Pilpres AS, Ini Respons Rusia

Michael Bociurkiw, seorang pelobi di Atlantic Council yang berbicara dari Ukraina, menyatakan bahwa Kremlin telah memperhatikan adanya “kekosongan” kepemimpinan di Kyiv yang “menguji jaringan lunak” di Barat.

Menurut Bociurkiw, strategi tersebut dilaporkan efektif karena serangan rudal di kota-kota Ukraina telah meningkatkan kemungkinan kekurangan listrik dan pemanas di musim dingin.

Serangan Moskow terhadap pelabuhan Ukraina, menurut para pejabat Barat, juga telah merugikan logistik Kyiv.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa kerugian Ukraina membentuk kembali prospek strategis di AS dan Eropa Barat. Laporan itu juga menyoroti bahwa kemenangan Rusia akan menjadi kemunduran besar bagi Washington dan NATO.

Moskow menyoroti aspirasi Kyiv untuk bergabung dengan NATO sebagai salah satu alasan utama untuk meluncurkan perang—yang oleh Rusia dinamai sebagai operasi militer khusus—terhadap Ukraina pada Februari 2022.

Ruth Deyermond, pakar dari King's College London, mengatakan kepada media AS tersebut bahwa gencatan senjata akan menyebabkan Amerika kehilangan muka.

"Kekalahan Ukraina akan terlihat di seluruh dunia seolah-olah AS kalah dari Rusia. Setiap pengurangan dukungan AS juga akan terlihat seolah-olah AS telah dipaksa mundur oleh Rusia," katanya.

Pergeseran politik di AS dapat berarti penilaian ulang atas bantuan Washington untuk Ukraina, imbuh laporan Foreign Policy, yang dilansir Jumat (8/11/2024).

Para pakar memperingatkan bahwa hal ini dapat menandakan melemahnya jejak Amerika di panggung global.

Rusia telah mengintensifkan serangannya terhadap fasilitas militer dan energi Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Pada bulan April, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap upaya Kyiv untuk menargetkan infrastruktur minyak Rusia, dengan menekankan bahwa fasilitas yang ditargetkan mendukung industri pertahanan Ukraina, dan bahwa serangan tersebut tidak menargetkan warga sipil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved