Mengejutkan, Pemerintahan Jerman Runtuh!

Kamis, 07 November 2024 - 11:21 WIB
loading...
A A A
Scholz mengatakan dia sekarang ingin menghubungi pemimpin oposisi Friedrich Merz dari Partai Demokrat Kristen guna memberinya “kesempatan” untuk bekerja sama dengan pemerintahnya, menambahkan bahwa mengingat pemilihan umum AS, ini mungkin lebih mendesak dari sebelumnya.

Sementara itu, partai oposisi sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) menyambut baik runtuhnya koalisi sebagai “pembebasan” yang telah lama ditunggu-tunggu bagi Jerman.

“Setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan dan sesi terapi yang mementingkan diri sendiri, kita sekarang sangat membutuhkan awal politik baru yang fundamental untuk memimpin ekonomi dan negara secara keseluruhan keluar dari krisis parah yang telah menjerumuskannya oleh kebijakan yang didorong oleh ideologi SPD, Partai Hijau, dan FDP,” kata pemimpin Parlemen AfD Alice Weidel dan Tino Chrupalla dalam sebuah pernyataan di X.

Scholz mengumumkan bahwa Bundestag akan mengadakan mosi tidak percaya pada 15 Januari.

Menurut konstitusi Jerman, jika Kanselir gagal mendapatkan dukungan yang cukup, dia dapat secara resmi meminta Presiden untuk membubarkan majelis rendah yang beranggotakan 733 orang dan mengadakan Pemilu baru dalam waktu 60 hari.

Hal ini dapat menunda Pemilu Parlemen Jerman dari musim gugur mendatang hingga Maret 2025.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved