Nostradamus Pemilu AS Ramalkan Kamala Harris Menang, Apakah Terbukti?

Selasa, 05 November 2024 - 15:29 WIB
loading...
A A A
Meskipun demografi tidak menentukan prediksi modelnya, Lichtman mengakui tren demografi yang semakin diperjuangkan Partai Republik.

Menurut Lichtman, upaya Partai Republik untuk membatasi suara minoritas melalui taktik penekanan pemilih mencerminkan partai yang mencoba mengamankan basis yang semakin menyusut dalam menghadapi perubahan ini.

"Saya tidak mendasarkan prediksi saya pada demografi pemilih. Anda tidak dapat memprediksi pemilihan secara akurat dengan mencoba membaginya menjadi kelompok pemilih individu. Saya menggunakan analogi cangkir teh. Anda menuangkan gula ke dalamnya. Anda tidak belajar apa pun dengan mencoba mengikuti molekul gula individual, tetapi Anda dapat belajar banyak dari parameter integral yang sederhana seperti kemanisan dan kepadatan. Dan itulah inti dari semua itu," kata Lichtman kepada NDTV.

Meskipun mengakui kemungkinan kesalahan, Lichtman mengatakan prediksinya pasti, dan tidak dibatasi oleh probabilitas.

Lichtman selalu benar dalam setiap pemilu AS sejak Ronald Reagan, bahkan secara retrospektif kembali ke pemilihan tahun 1860 yang membawa Abraham Lincoln berkuasa.

"Mungkinkah saya salah? Tentu saja, saya manusia. Setiap manusia bisa salah. Itu selalu mungkin," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved