Apa yang Sebenarnya Diinginkan Putin dari Pemilu AS? Ini Analisanya

Selasa, 05 November 2024 - 13:31 WIB
loading...
A A A
"Konflik berkepanjangan yang tidak dapat dimenangkannya tidak membantu legitimasinya," paparnya.

Namun, ada sisi buruk Trump. Seperti yang dipelajari Moskow dengan cara yang sulit selama masa jabatan pertamanya, Trump tidak selalu menepati janjinya.

Secara khusus, dia tidak berhasil memperbaiki hubungan dengan Rusia dan mencabut sanksi Barat atas aneksasi Crimea dan Ukraina timur.

Delapan tahun kemudian, saat rencana invasi tiga hari Putin memasuki tahun ketiga, Moskow meragukan bahwa permusuhan Washington akan diredakan bahkan oleh presiden yang paling bersahabat dengan Kremlin.

"Pemilu tidak akan mengubah apa pun bagi Rusia, karena para kandidat sepenuhnya mencerminkan konsensus bipartisan bahwa negara kita harus dikalahkan," tulis Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan keamanan Rusia, dalam sebuah posting di Telegram.

Dia menyebut kata-kata Trump tentang mengakhiri perang dan hubungan baiknya dengan Rusia sebagai "omong kosong".

"Dia tidak dapat menghentikan perang. Tidak dalam sehari, tidak dalam tiga hari, tidak dalam tiga bulan. Dan jika dia benar-benar berusaha, dia bisa menjadi JFK yang baru," imbuh Medvedev, mengacu pada sosok Presiden John F Kennedy yang tewas dibunuh di AS.

"Siapa pun yang memenangkan pemilu, kami tidak melihat prospek Amerika mengubah arah Russophobic-nya," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov awal minggu ini.

Yang menarik, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menempatkan Trump pada posisinya bulan ini setelah mantan presiden AS itu mengeklaim bahwa dia hampir mencapai kesepakatan pelucutan senjata nuklir dengan Moskow dan Beijing selama masa jabatan pertamanya.

"Tidak, ini tidak sesuai dengan kenyataan," kata Ryabkov.

Lalu ada Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat yang menerima dukungan sarkastik dari Putin pada bulan September.

"Presiden Joe Biden adalah favorit kami, jika Anda bisa menyebutnya begitu," kata Putin dalam sebuah panel di Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, sebuah acara yang dirancang untuk mendorong investasi di wilayah timur Rusia.

Setelah Biden keluar dari pemilihan presiden, Putin mengatakan Rusia akan melakukan apa yang diminta presiden dari Partai Demokrat itu kepada para pengikutnya dan mendukung Harris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved