Kapal Banksy Terdampar di Laut dengan Lebih dari 200 Migran
Minggu, 30 Agustus 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun tak satu pun negara di Eropa yang memenuhi panggilan darurat untuk meminta bantuan.
Kapal amal Italia, Mare Jonio, menyatakan mereka meninggalkan pelabuhan Augusta, Sisilia, untuk membantu Louise Michel.
“Membantu orang-orang itu adalah pertanyaan hidup atau mati,” ungkap Mare Jonio, mengecam ketidakpedulian penjaga pantai Italia dan Malta. (Baca Juga: Diseret China dalam Konflik Laut China Selatan, Indonesia Waspadalah)
Dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan disembarkasi darurat Louise Michel dan dua kapal lain yang membawa total lebih dari 400 migran di Mediterania. (Baca Infografis: Pemeran Black Panther, Chadwick Boseman Meninggal Dunia)
Sekitar 200 orang migran di kapal amal Jerman, Sea Watch 4, dan 27 migran di kapal tanker komersial Maersk Etienne sejak mereka diselamatkan pada 5 Agustus. (Lihat Video: Pulau Pendek di Buton Dijual Murah di Situs Online)
Kapal amal Italia, Mare Jonio, menyatakan mereka meninggalkan pelabuhan Augusta, Sisilia, untuk membantu Louise Michel.
“Membantu orang-orang itu adalah pertanyaan hidup atau mati,” ungkap Mare Jonio, mengecam ketidakpedulian penjaga pantai Italia dan Malta. (Baca Juga: Diseret China dalam Konflik Laut China Selatan, Indonesia Waspadalah)
Dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan disembarkasi darurat Louise Michel dan dua kapal lain yang membawa total lebih dari 400 migran di Mediterania. (Baca Infografis: Pemeran Black Panther, Chadwick Boseman Meninggal Dunia)
Sekitar 200 orang migran di kapal amal Jerman, Sea Watch 4, dan 27 migran di kapal tanker komersial Maersk Etienne sejak mereka diselamatkan pada 5 Agustus. (Lihat Video: Pulau Pendek di Buton Dijual Murah di Situs Online)
(sya)
Lihat Juga :